Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Warga Pelosok Hanaut Keluhkan Jembatan Rusak, Bertahun-tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Usay Nor Rahmad • Minggu, 21 Desember 2025 | 11:17 WIB
Kondisi sejumlah jembatan kayu di Desa Babirah, Kecamatan Pualau Hanaut.
Kondisi sejumlah jembatan kayu di Desa Babirah, Kecamatan Pualau Hanaut.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga di wilayah pelosok Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengeluhkan kondisi jembatan rusak yang hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan berada di Desa Babirah, Kecamatan Pulau Hanaut.

Jembatan-jembatan tersebut sebagian besar terbuat dari kayu ulin dan merupakan akses utama masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.

Meski ukurannya tidak terlalu besar dan hanya bisa dilalui sepeda motor, kondisinya dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Sebagian besar jembatan sudah rusak, tapi tidak pernah diperhatikan. Padahal itu akses penting bagi warga,” ujar seorang warga Babirah yang meminta namanya dirahasiakan.

Ia mengaku kecewa karena kampung mereka seolah luput dari perhatian, baik oleh pemerintah desa maupun wakil rakyat. Bahkan, warga mulai mempertanyakan makna partisipasi politik jika kondisi wilayah mereka terus terabaikan.

“Haruskah kami memilih kepala desa dan anggota dewan, kalau kampung kami tidak pernah diperhatikan?” keluhnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga Handil Rukun. Warga menyebut wilayah tersebut tak pernah tersentuh pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur dasar.

Nurul Hasanah, warga setempat, mengaku baru saja melintasi jalan menuju wilayah tersebut dan merasakan langsung buruknya kondisi akses jalan dan jembatan.

“Betul sekali, kami baru saja ke sana. Jalannya rusak parah. Anak saya harus turun dari motor agar tidak terjatuh. Kalau jalannya semen mungkin masih aman, tapi ini setelah menyeberang lewat jembatan kecil di Desa Pelingkau, kondisinya sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Sementara itu, Aulia Leoni Putri, warga Desa Babirah Darat, juga mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang di wilayahnya, khususnya di bawah kawasan Handil Dukuh.

“Di Desa Babirah Darat juga banyak jalan berlubang, khususnya di bawah Handil Dukuh,” katanya.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait segera turun tangan untuk melakukan perbaikan infrastruktur, mengingat akses jalan dan jembatan sangat vital bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan keselamatan masyarakat di wilayah pelosok Kotim. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#Pulau Hanaut #jembatan rusak