Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Seorang Pria Meregang Nyawa di Losmen sebelum Berlayar dari Sampit ke Jawa

Fahry Ilhami Samosir • Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:35 WIB
Petugas Kepolisian saat memeriksa jenazah pria yang ditemukan tergeletak di sebuah Losmen di Jalan S Parman Sampit, baru-baru tadi (12/12).
Petugas Kepolisian saat memeriksa jenazah pria yang ditemukan tergeletak di sebuah Losmen di Jalan S Parman Sampit, baru-baru tadi (12/12).

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com- Seorang pria diperkirakan sudah berumur, ditemukan tak bernyawa di salah satu ruangan kamar di Losmen SR Lesehan yang berada di Jalan S Parman Sampit, Jumat (12/12), tak jauh dari kawasan Pelabuhan Sampit.

Pengurus losmen pun kemudian memanggil warga sekitar, dan melaporkan ke petugas kepolisian serta petugas PMI untuk mengevakuasi pria yang diketahui bernama Tedi Satriawan, asal Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat.

Rusmiatun, salah satu petugas losmen mengaku ia yang pertama kali melihat pria itu tergeletak di lantai lesehan.Kecurigaan muncul ketika pria itu tidak kunjung keluar kamar hingga menjelang siang. Saat dipanggil berulang kali, tidak ada respons.

Memasuki kamar, wanita ini sempat memanggil berkali-kali, namun pria itu tak bergerak.

"Karena tidak bangun-bangun, saya langsung mengecek badannya. Ternyata dia sudah tidak bernafas," ungkap Rusmiatun. Sembari terkejut, dirinya pun memanggil beberapa warga dan melapor ke petugas kepolisian.

Menurutnya, sebelum beristirahat di losmen yang biasanya dijadikan transit calon penumpang kapal, pria itu ada membeli tiket kapal, pada Kamis (11/12) malam. "Dia datang semalam, terlihat sehat. Paginya masih sempat membeli tiket kapal, sepertinya dia mau kembali ke kampung halamannya," terang Rusmiatun.

Sementara itu, Kapolsek Ketapang AKP Anis membenarkan tentang penemuan jenazah tersebut. Menurutnya, dari hasil penyelidikan kepolisian di tempat kejadian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda mencurigakan yang mengarah akibat tindak kejahatan di tubuh pria tersebut.

Tiba di lokasi kejadian, petugas PMI bersama pihak kepolisian langsung mengevakuasi jenazah ke instalasi kamar mayat RSUD dr Murjani Sampit. Barang-barang miliknya turut dibawa untuk kepentingan identifikasi.

"Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan apalagi perkelahian. Kerusakan barang miliknya juga tidak ada," ungkapnya, Sabtu (13/12).

Sejumlah barang-barangnya antara lain, obat flu dan batuk, serta minyak angin. Selain itu tas berwarna biru berisi pakaian, dompet warna coklat berisi identitas pribadi seperti SIM A, SIM C, KTP dan dua kartu ATM, kartu NPWP.

Selain itu lanjutnya, dari hasil pemeriksaan di rumah sakit, pria itu diduga kuat meninggal dunia karena mengalami serangan sesak nafas mendadak.

Pihak kepolisian pun telah menghubungi keluarganya, dan tak ada permintaan autopsi terhadap jenazah. Pihak keluarga hanya meminta pihak rumah sakit mengurus jenazah dan memfasilitasi pemulangan jenazah ke kampung halamannya.

"Sabtu ini (kemarin-red) jenazah akan mulai dipulangkan hingga diserahkan kepada pihak keluarganya yang ada di Pulau Jawa,” pungkas Anis. (sir/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Jalan S Parman #losmen #mengevakuasi #RSUD dr Murjani Sampit #kapolres ketapang #seorang pria #sesak nafas #sampit #meregang nyawa #Jenazah #PMI Kotim