PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Transformasi digital di ruang kelas akhirnya berbuah pengakuan bergengsi. SMP Negeri 6 Palangka Raya resmi menyandang predikat Sekolah Rujukan Google (Google Reference School) pertama di Kalimantan Tengah setelah menerima plakat penghargaan dari Google for Education, Jumat (11/12/2025).
Capaian ini menjadi penanda bahwa digitalisasi sekolah di Kalteng bukan lagi wacana, melainkan sudah berjalan dan terbukti.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas komitmen SMPN 6 dalam menerapkan transformasi digital melalui penggunaan Google Workspace for Education secara menyeluruh.
Predikat ini hanya diberikan kepada institusi pendidikan yang dinilai berhasil memanfaatkan perangkat Google secara inovatif untuk meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus tata kelola sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, menegaskan makna besar pencapaian ini bagi pendidikan di Kalimantan Tengah.
”Ini tonggak sejarah yang membanggakan. Keberhasilan SMPN 6 menunjukkan bahwa sekolah di Palangka Raya mampu bersaing di era digital,” ungkapnya.
Dia juga menekankan, Dinas Pendidikan akan terus memberikan kebijakan terbaik untuk dunia pendidikan di Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya.
Dengan predikat tersebut, SMPN 6 Palangka Raya diharapkan menjadi sekolah percontohan dalam pemanfaatan teknologi pendidikan serta mendorong percepatan digitalisasi sekolah di seluruh wilayah Kalteng.
”Konkretnya kami berharap model pembelajaran yang diterapkan di sini dapat direplikasi di sekolah lain untuk menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap teknologi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 6 Palangka Raya, Slamet Miharto, menyampaikan kebanggaannya atas capaian yang diraih sekolahnya.
”Plakat ini bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan atas transformasi digital yang telah kami lakukan,” tuturnya.
Menurutnya, penerapan ekosistem digital membawa perubahan nyata, terutama dalam kolaborasi antara siswa dan guru.
Materi pembelajaran menjadi lebih interaktif, sementara penilaian tugas melalui Classroom berjalan lebih efisien.
”Kami siap menjadi mercusuar bagi sekolah-sekolah lain di Kalteng,” ujarnya.
Dia menambahkan, sebagai sekolah rujukan, SMPN 6 telah mengintegrasikan berbagai fitur Google dalam kegiatan belajar mengajar harian, mulai dari Google Classroom, Google Meet, Docs, Sheets, hingga Slides.
Lebih dari 30 persen guru telah tersertifikasi sebagai Google Certified Educator, menandai kesiapan tenaga pendidik dalam mendukung ekosistem digital yang lebih maju.
”Konkretnya Penghargaan bergengsi ini mengakui komitmen sekolah dalam mengadopsi teknologi Google Workspace for Education secara menyeluruh untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan administrasi,” katanya. (daq/ign)
Editor : Gunawan.