Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Blower Vulkanisir Meledak, Terbang 300 Meter hingga Hantam Rumah Warga Pangkalan Bun

Koko Sulistyo • Jumat, 28 November 2025 | 09:41 WIB
Mesin blower vulkanisir terbang sejauh 300 meter, lalu menghantam rumah warga di Jalan Pembulinan, Kelurahan Baru, Pangkalan Bun, Kamis (27/11).
Mesin blower vulkanisir terbang sejauh 300 meter, lalu menghantam rumah warga di Jalan Pembulinan, Kelurahan Baru, Pangkalan Bun, Kamis (27/11).

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Sebuah mesin blower untuk alat vulkanisir ban meledak dan terpental hingga menimpa atap rumah warga di Jalan Pembulinan, Kelurahan Baru, Kamis (27/11). Mesin berbobot ratusan kilogram itu sempat menghantam tiang Telkom, lalu jatuh di atap rumah.

Indra, warga Kelurahan Baru, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi di lokasi, ledakan terjadi di sebuah bengkel vulkanisir di kawasan Terminal Natai Suka. Jarak lokasi ledakan ke rumah warga yang tertimpa sekitar 300 meter.

“Diduga terjadi ledakan sehingga blower vulkanisir terpental. Jarak bengkel ke rumah warga sekitar 300 meter,” ujarnya.

Ia menambahkan, tiang Telkom yang lebih dulu terkena hempasan mesin diduga mengurangi dampak kerusakan pada rumah. “Kalau tidak ada tiang itu, kemungkinan blower langsung menimpa teras atau pintu rumah,” katanya. 

Bagian atap rumah mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan mesin. Pemilik rumah dilaporkan mengalami shock dan kemudian dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Personel Polres Kobar bersama warga mengevakuasi mesin blower tersebut. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena berat mesin mencapai ratusan kilogram. Warga menggunakan tali dan batang kayu sebagai tuas untuk mengangkat mesin ke atas truk.

Peristiwa ini sempat menghebohkan warga sekitar karena suara benturan terdengar sangat keras.

“Tadi mesinnya sudah dievakuasi dan dinaikkan ke atas truk. Korban hanya mengalami kaget dan sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar salah satu warga.  (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#vulkanisir #meledak #Pangkalan Bun