KUALA PEMBUANG- Pendistribusian makanan bergizi (MBG) untuk sejumlah sekolah di Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur mengalami kendala, lantaran insiden kecelakaan tunggal, Selasa (25/11).
Motor tosa operasional angkut terguling, setelah berangkat sekitar 100 meter dari dapur MBG Seruyan Hilir Timur. Kendaran yang dikemudikan Apriyadi itu, tiba-tiba hilang keseimbangan dan terguling ke bahu jalan. Akibatnya, penyaluran untuk kloter pertama itu terpaksa ditunda.
Apriyadi menuturkan, kondisi muatan yang penuh membuat kendaraannya sulit dikendalikan. “Tosa itu memang agak susah ditaklukkan. Waktu jalan, posisinya miring ke kiri, terus oleng dan masuk ke semak-semak sampai akhirnya terbalik,” katanya, kepada Radar Sampit, Rabu (26/11).
Meski kendaraan terbalik, ia memastikan tidak ada makanan yang tercecer di jalan. Namun isi boks makanan sempat berantakan, sehingga tidak memungkinkan untuk tetap didistribusikan.
“Isinya aman, cuma kacau di dalam. Jadi MBG yang kami bawa waktu itu tidak jadi disalurkan ke sekolah-sekolah,” ungkap Apriyadi.
Ia menjelaskan, penggunaan tosa untuk mengangkut MBG hanya solusi sementara. Lantaran kendaraan roda empat yang biasa dipakai mengalami pecah dalam 2 hari berturut-turut, sehingga distribusi dialihkan menggunakan kendaraan tosa.
Adapun sekolah-sekolah yang masuk dalam kloter pertama itu meliputi, TKIT An-Najiyah, TK Asseruyaniyyah 1, PAUD Asseruyaniyyah, TK Asseruyaniyyah 2, PAUD Bina Bersama, RA Noor Hidayah, RA Noor Jannah, Pos PAUD Karya Mulia, TK Pertiwi, SDN 1 Pematang Limau, SMPN Satap Pematang Limau, dan SMA Asseruyaniyyah.
Kasat Lantas Polres Seruyan Iptu Subronto, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut.
“Hanya distribusi MBG untuk kloter pertama pada hari Selasa yang tertunda. Kendaraannya juga tidak mengalami kerusakan berarti,” pungkasnya. (rdw/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama