Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Breaking News! Buaya Muncul di Perairan Pantai Ujung Pandaran. Sehari Sebelumnya di Sungai Cempaga

Usay Nor Rahmad • Rabu, 26 November 2025 | 15:10 WIB

 

Kemunculan buaya di sekitar areal Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, yang sempat direkam warga, Rabu (26/11/2025)
Kemunculan buaya di sekitar areal Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, yang sempat direkam warga, Rabu (26/11/2025)

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Ancaman kemunculan buaya kembali menghantui wilayah pesisir dan sungai di Kotawaringin Timur. Setelah kemunculannya di Sungai Cempaga pada Selasa (25/11/2025), kini giliran Pantai Ujung Pandaran yang digegerkan oleh kehadiran satwa buas tersebut.

Sebuah video yang dikirimkan oleh pengunjung yang tengah berwisata pada Rabu (26/11/2025) memperlihatkan seekor buaya berada sangat dekat dengan area pantai. Dalam rekaman berdurasi singkat itu, reptil tersebut tampak muncul di permukaan air, memicu kekhawatiran wisatawan yang berada di sekitar lokasi.

“Buaya terlihat muncul di perairan sekitar pantai,” ujar salah seorang warga yang mengabadikan kemunculan predator itu.

Kemunculan buaya di Pantai Ujung Pandaran hanya berselang sehari setelah warga Desa Cempaka Mulia, Kecamatan Cempaga, dikejutkan oleh buaya muara berukuran besar di Sungai Cempaga, Selasa (25/11/2025). Video kemunculan reptil itu sebelumnya viral di media sosial karena ukuran tubuhnya yang disebut jauh lebih besar dari biasanya.

“Biasanya muncul sebentar lalu hilang, tapi yang kemarin itu besar sekali. Munculnya dekat sekali dengan tepi sungai,” ungkap seorang warga Cempaga.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah melalui Resort Sampit mengonfirmasi kedua kejadian tersebut. Pihaknya telah melakukan pengecekan lapangan dan kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

“Kami sudah menerima laporan baik dari Sungai Cempaga maupun dari Pantai Ujung Pandaran. Masyarakat kami imbau tetap berhati-hati,” kata Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah.

BKSDA mengingatkan warga yang beraktivitas di sungai maupun pantai, termasuk memancing, mandi, atau membersihkan peralatan, agar menjaga jarak aman dari tepi air. Hal yang sama berlaku bagi wisatawan di Pantai Ujung Pandaran.

“Kami mengimbau pengunjung tetap waspada, jangan terlalu dekat dengan bibir pantai, terutama jika melihat gerakan mencurigakan di air,” tegas Muriansyah.

Peringatan ini semakin relevan mengingat rangkaian kemunculan buaya dalam beberapa hari terakhir, termasuk insiden tragis yang menimpa Muhran, warga Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut, yang ditemukan meninggal dunia usai diserang buaya muara saat mencari udang di Sungai Rangkang.

BKSDA meminta masyarakat segera melapor jika kembali melihat kemunculan buaya atau menemukan jejak keberadaannya, serta menekankan agar warga tidak mencoba mengusir buaya secara mandiri karena dapat memicu agresi.

Dengan meningkatnya frekuensi kemunculan satwa liar tersebut, masyarakat Kotim diimbau tetap tenang, namun selalu waspada demi menghindari risiko insiden serupa.(oes)

Editor : Agus Jaka Purnama
#kemunculan buaya #pantai ujung pandaran #Sungai Cempaga #wisatawan