SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Plt Asisten II Setda Kotim Rody Kamislam menghadiri kegiatan Penyerahan Bantuan Pangan Presiden RI sekaligus pembukaan Pasar Murah Stabiliasi Harga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Halaman Kantor Bupati Kotim, Sabtu (22/11).
Kegiatan ini tersambung secara virtual dengan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), bersama seluruh pemerintah daerah se-Provinsi Kalteng.
Dalam kegiatan tersebut, Rody mengatakan, program bantuan itu merupakan langkah pemerintah pusat dan provinsi untuk membantu masyarakat memenuhib kebutuhan pangan di tengah potensi kenaikan harga menjelang perayaan Nataru.
”Seluruh kabupaten/kota mengikuti kegiatan ini secara serentak yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalteng. Ada paket bantuan dari provinsi dan paket bantuan dari Badan Pangan Nasional Presiden yang didistribusikan untuk masyarakat,” ujar Rody.
Untuk Kotim, Kecamatan Baamang mendapat jatah 500 paket pasar murah dari total 23.000 paket yang disiapkan pemerintah provinsi. Dari jumlah tersebut, sekitar 17.000 paket sudah tersalurkan.
Nilai satu paket sembako tercatat Rp150.000, dengan subsidi provinsi sebesar Rp135.000.
Warga semestinya hanya menebus Rp15.000, namun sesuai instruksi Gubernur Kalteng, paket tersebut diberikan secara gratis kepada penerima manfaat. Isi paket tersebut meliputi beras premium 5 kg, gula 1kg, minyak goreng 2 liter.
Adapun bantuan pangan dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional berupa penerimaan manfaat menerima beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
”Bantuan dari Presiden ini merupakan alokasi untuk dua bulan ke depan,” tambah Rody.
Dia menjelaskan, program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah, menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, serta memastikan ketersediaan pangan masyarakat menjelang libur akhir tahun.
”Harapannya, program ini dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh kabupaten dan kota. Bantuan ini direncanakan diberikan secara terjdwal sebanyak lima sampai enam kali ke depan,” katanya.
Program pasar murah ini juga direncanakan berlanjut di sejumlah titik lain di Kotim untuk memperluas jangkauan penerima manfaat.
Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar sejak pagi. Warga yang hadir mengikuti alur pembagian sesuai arahan petugas, dimulai dari prses verifikasi data hingga penyerahan bantuan. Suasana berjalan kondusif dan terkoordinasi, tanpa berdesakan maupun kericuhan.
Salah satu warga penerima bantuan, Dewi, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.
”Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan kami. Terima kasih kepada pemerintah dan semua yang sudah menyalurkan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak warga yang terbantu,” ujarnya.
Dia berharap penyaluran bantuan serupa dapat dilakukan secara rutin, terutama bagi warga yang benar-benar membutuhkan. (yn)
Editor : Gunawan.