Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tingkatkan Pendidikan Bermutu di Kotim, Guru di Kotim Dilatih dengan Cara Ini

Heny Pusnita • Jumat, 21 November 2025 | 06:45 WIB
Ilustrasi: Guru sedang mengajar di kelas (Kemendikbudristek untuk JawaPos.com)
Ilustrasi: Guru sedang mengajar di kelas (Kemendikbudristek untuk JawaPos.com)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Sejumlah guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam.

Kegiatan itu sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan memperkaya proses pembelajaran bagi peserta didik.

”Seorang guru harus memiliki kompetensi dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik yang berkesadaran, bermakna dan menyenangkan. Untuk itu, guru diberikan pelatihan pembelajaran mendalam agar memahami konsep pembelajaran dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalteng, I Ketut Sukajaya, Kamis (20/11).

Pelatihan yang berlangsung sejak Agustus hingga November 2025 itu ditutup dengan Talk Show dan Pameran di Gedung Perpustakaan Kotim, diikuti 200 guru dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK.

Dalam prosesnya, peserta menjalani in service learning 1, yakni lima hari pelatihan intensif terkait konsep pembelajaran mendalam.

Tahap berikutnya, guru melaksanakan on the job training dengan mempraktikkan metode tersebut di kelas masing-masing.

”Setelah itu, guru mengikuti in service learning 2 untuk merefleksi apa yang sudah dilakukan, keberhasilannya apa, kekurangannya apa dan mengevaluasi apa yang harus diperbaiki serta menularkan ke guru-guru di sekolah masing-masing,” ujarnya.

Menurut hasil monitoring dan evaluasi, pelatihan ini memberi dampak nyata. Guru merasa lebih percaya diri, sementara siswa menjadi jauh lebih antusias mengikuti pelajaran.

”Jadi, kami menyimpulkan pembelajaran mendalam ini akan bagus untuk meningkatkan pendidikan bermutu di semua jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP dan SMA,” katanya.

Melalui program ini, guru diharapkan mampu membimbing peserta didik untuk mengikuti alur pembelajaran secara lebih efektif, mengerjakan tugas dengan baik, serta mengembangkan delapan profil karakter seperti bertakwa, gotong royong, kreativitas, bernalar kritis, menjaga kesehatan, dan mampu berinteraksi sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Fasilitator sekaligus Koordinator Program BGTK Kalteng, Suyoso yang juga Kepala SMPN 1 Sampit, menyampaikan bahwa model pembelajaran mendalam menekankan keterlibatan aktif siswa.

”Ada 80 guru dilatih selama tiga bulan, dari Agustus hingga gebyarnya di November ini, agar bisa memberikan pembelajaran kepada peserta didik dan mengevaluasi capaian serta hambatan untuk menemukan solusi perbaikan,” kata Suyoso.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Kotim, Edie Sucipto, menegaskan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan profesionalitas guru.

”Tentu kita berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi guru yang profesional. Jadi tugasnya tidak hanya mendidik tetapi juga melatih dan mengevaluasi. Pelatihan ini penting agar proses pembelajaran tidak ketinggalan zaman,” ucapnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kotim, Agus Tripurna Tangkasiang, turut menyambut baik pelaksanaan kegiatan di perpustakaan daerah.

”Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara dinas perpustakaan dan Disdik Kotim yang sangat bermanfaat. Mohon maaf apabila masih ada fasilitas yang belum memadai khususnya pendingin ruangan dan fasilitas lainnya, namun dengan dukungan dan kerja sama kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar,” katanya.

Bupati Kotim Halikinnor yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Kotim, Rafiq Riswandi, juga memberikan dukungan penuh terhadap program ini.

”Kita berharap melalui pembelajaran mendalam dapat menghasilkan guru yang profesional, berkualitas, bermutu, berdaya saing dan bisa berkolaborasi serta terus inovatif kreatif dalam penerapan proses pembelajaran kepada peserta didik,” ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan serupa perlu berkelanjutan dan menjadi bagian dari peningkatan kualitas pendidikan.

”Kita berharap setelah pembelajaran mendalam ini diterapkan ke peserta didik dapat menghasilkan generasi penerus yang berkualitas dan mampu berkompetisi baik di tingkat regional, nasional hingga internasional,” ujar Rafiq. (hgn/ign)

Editor : Gunawan.
#pendidikan #guru #kotim #Pelatihan Pembelajaran Mendalam #kompetensi