SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Sebuah video yang memperlihatkan lauk telur diduga tak layak konsumsi saat siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah mendadak viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat potongan telur tak layak konsumsi yang merupakan bagian dari paket MBG yang diterima oleh salah satu pelajar SMP.
Peristiwa itu disebut-sebut terjadi di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Video berdurasi sekitar 12 detik itu menyebar cepat ke berbagai platform seperti Facebook serta grup WhatsApp warga Sampit.
Warganet pun ramai memberikan komentar, sebagian menyayangkan kejadian tersebut dan mempertanyakan standar kebersihan rumah makan yang dikenal cukup ramai itu.
“Gais, MBG kali ini ada belatungnya. Langsung dilepeh,” ujar salah satu siswa dalam video itu.
Sejumlah netizen lain mengaku khawatir dengan program MBG dengan beredarnya video tersebut.
“Jadi takut makan MBG, sekolah saya belum juga dibagi,” ungkap seorang netizen.
Tak hanya itu warga juga menyoroti makanan-makanan lain yang ada dalam video tersebut. Warga menilai dalam satu kali sajian MBG tak tampak nilai gizinya.
“Serius itu sosis siap makan? Mending beli pentol 10 tusuk,” kata Lia.
Meski begitu, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola MBG maupun SPPG sebagai pemasok makanan tersebut.
Beberapa warga bahkan mempertanyakan apakah video itu benar terjadi di Sampit atau hanya memakai narasi yang digiring seolah-olah dari daerah tersebut.
Dinas Kesehatan maupun instansi terkait juga belum mengeluarkan respons.
Namun, warganet mendesak agar pihak berwenang melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan keamanan makanan yang dijual, terutama di rumah makan yang memiliki banyak pelanggan.
Video tersebut kini terus beredar dan menjadi bahan perbincangan hangat masyarakat Sampit. Warga berharap pihak terkait segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan keresahan lebih lanjut. (oes)
Editor : Slamet Harmoko