PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Suasana tegang menyelimuti blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ketika petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya menggelar razia besar-besaran disertai tes urine acak, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan itu menjadi bukti nyata komitmen Lapas menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba.
Razia dipimpin langsung Kepala Lapas Perempuan Palangka Raya Hani Anggraeni. Melibatkan seluruh jajaran petugas.
Sejak pagi, petugas menyisir setiap blok hunian untuk memastikan tidak ada barang terlarang terselip di kamar para WBP.
”Razia ini merupakan bagian dari deteksi dini dan langkah preventif kami untuk memastikan Lapas steril dari barang-barang terlarang,” ujar Hani, Kamis (13/11/2025).
Menurut Hani, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh hingga ke sudut kamar. Hasilnya, tidak ditemukan narkoba atau barang berbahaya.
Namun, beberapa barang yang tidak sesuai aturan seperti cermin kecil dan peralatan pribadi tertentu diamankan untuk didata dan dimusnahkan.
”Tidak ada barang berbahaya atau narkoba,” katanya.
Setelah razia selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine acak terhadap seluruh pegawai dan WBP.
Pengambilan sampel dilakukan di bawah pengawasan langsung Kalapas dan tenaga kesehatan untuk memastikan keaslian hasil.
”Tidak hanya WBP, seluruh pegawai tanpa terkecuali juga kami libatkan dalam tes urine ini. Ini adalah bentuk komitmen dan integritas kami,” tambah Hani.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh sampel dinyatakan negatif narkotika. Hasil ini memperkuat bahwa lingkungan Lapas Perempuan Palangka Raya tetap bersih, aman, dan kondusif.
Hani menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dalam mewujudkan Zero Halinar, yakni nihil handphone, pungli, dan narkoba di seluruh unit pemasyarakatan.
Dengan langkah konsisten itu, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya terus menunjukkan komitmen kuat mendukung transformasi pemasyarakatan menuju sistem yang transparan, bersih, dan berintegritas tinggi.
”Kami tidak akan berhenti di sini. Razia dan tes urine akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah progresif menjaga Lapas Perempuan Palangka Raya tetap bersih dan bebas dari narkoba,” tegas Hani. (daq/ign)
Editor : Gunawan.