Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Inilah Motif Pembunuhan Dosen Cantik Erni Yuniati di Muara Bungo

Slamet Harmoko • Senin, 3 November 2025 | 11:48 WIB
Almarhumah Erni Yuniati
Almarhumah Erni Yuniati

Radarsampit.jawapos.com - Polisi mengungkap kasus pembunuhan seorang dosen perempuan di Muara Bungo, Jambi. Pelakunya ternyata anggota kepolisian, Bripda Waldi, yang bertugas di Polres Tebo.

Perempuan berusia 37 tahun itu ditemukan tewas di kamar rumahnya di Perumahan Al-Kausar VII, Arena Ex MTQ Baru, Muara Bungo, pada Sabtu (1/11/2025).

Penemunya adalah rekan-rekan kampus yang curiga karena dua hari berturut-turut Erni tidak hadir mengajar di perguruan tinggi IAK Setih Setio Bungo, tempat ia menjadi ketua program studi.

Saat ditemukan tubuhnya tergeletak dengan luka parah di kepala dan leher, tertutup sarung. Sejumlah barang berharga, termasuk mobil dan sepeda motor miliknya, dilaporkan hilang.

Tak sampai 24 jam setelah penemuan jenazah, tim gabungan Polres Bungo dan Polres Tebo berhasil menangkap Waldi di rumah kontrakannya di wilayah Tebo. Polisi menyebut penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.

“Pelaku ini bengis dan kejam,” ujar Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono dalam keterangan pers, Minggu malam, 2 November 2025.

Ia menuturkan, luka-luka yang dialami korban menunjukkan adanya kekerasan brutal di bagian tubuh vital.

Erni dan pelaku diketahui pernah menjalin hubungan asmara selama dua tahun. Namun, korban memilih mengakhiri hubungan setelah mengetahui Waldi memiliki hubungan dengan perempuan lain.

Penolakan Erni membuat pelaku marah dan cemburu, terutama setelah korban dikabarkan dekat dengan pria lain. Dalam kondisi emosi, pelaku diduga menghabisi korban secara brutal.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan indikasi kekerasan seksual sebelum pembunuhan terjadi.

Kapolres Natalena mengungkapkan bahwa Waldi memiliki pengetahuan teknis tentang cara menghindari deteksi.

“Pelaku berusaha mengelabui CCTV dengan memakai rambut palsu atau wig gondrong, agar tak dikenali warga sekitar,” kata Natalena.

Usai melakukan pembunuhan, Waldi membawa kabur mobil Honda Jazz, sepeda motor Honda PCX, serta sejumlah perhiasan dan ponsel milik korban.

Mobil korban kemudian ditemukan di wilayah Tebo, sekitar 300 meter dari tempat tinggal pelaku, bersama iPhone milik Erni.

Dari hasil analisis digital forensik, ditemukan pesan-pesan emosional bernada ancaman yang dikirim pelaku beberapa hari sebelum kejadian.

Korban disebut sudah berulang kali menolak untuk bertemu, namun pelaku tetap memaksa.

“Dari komunikasi terakhir korban dengan keluarga, diketahui bahwa Erni Yuniati sempat gelisah karena seseorang terus menghubunginya dan menuntut bertemu. Setelah itu, kontak korban terputus,” jelas Kapolres.

Sebelum pembunuhan terjadi, keduanya sempat terlibat adu argumen di rumah korban. Emosi pelaku memuncak, dan tanpa pikir panjang, ia mengakhiri nyawa wanita yang sempat dicintainya itu dengan cara mengenaskan.

Dugaan kuat, setelah membunuh, pelaku berusaha menghapus jejak.

Polisi kini menjerat Bripda Waldi dengan pasal berlapis terkait pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan. Pihak Polda Jambi memastikan pelaku akan segera dipecat tidak hormat dari kepolisian. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
#Pembunuh dosen cantik #Motif Pembunuhan Dosen Cantik Erni Yuniati #muara bungo #motif pembunuhan #Bripda Waldi #dosen cantik