Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dibanting OTK, Bayi 9 Bulan Dilarikan ke RS Murjani Tulang Kepala Retak

Fahry Ilhami Samosir • Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:15 WIB
Geger : Ruang IGD Dr Murjani tempat perawatan bayi 9 bulan dirawat, Kamis (23/10)
Geger : Ruang IGD Dr Murjani tempat perawatan bayi 9 bulan dirawat, Kamis (23/10)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Peristiwa mengejutkan kembali menggemparkan masyarakat Kabupaten Kotim.

Seorang bayi berumur 9 bulan harus dilarikan ke rumah sakit Dr Murjani usai dibanting orang tak dikenal. Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Kapten Mulyono, Sampit.

Menurut keterangan nenek korban di RSUD Dr Murjani mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/10) pagi. Dimana, kejadian bermula saat korban sedang bersama dengan ayahnya di dalam rumah. Saat sedang digendong, datang pria tak dikenal masuk lalu merampas hingga membanting korban.

"Pelakunya laki-laki. Waktu itu dia menyelonong masuk ke dalam dikarenakan pintu rumah sedang terbuka," kata nenek korban yang tidak ingin disebutkan namanya itu, Kamis (23/10) kemarin.

Akibatnya, bayi perempuan itu harus mengalami luka serius hingga dilarikan ke rumah sakit. Bahkan, anak tak berdosa itu harus dirujuk ke rumah sakit di Palangka Raya untuk menjalani perawatan lebih lanjut karena mengalami retak pada bagian tulang kepala belakang.

"Dari hasil pemeriksaan medis di rumah sakit, cucu kami mengalami retak pada bagian tulang kepala belakang akibat dibanting orang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut," ungkapnya.

Menurut pantauan di lapangan, korban saat ini tengah terbaring di ruang ICU RSUD Dr Murjani Sampit. Sementara, sang ayah masih dalam keadaan lemahm lantaran syok akibat peristiwa yang dialami anak itu. Sementara, pelaku saat ini sudah diamankan pihak berwajib.

"Selain dibanting, cucu kami juga sempat diputar pelaku dengan cara memegang kakinya. Setelah diputar-putar, lalu korban dibanting hingga kepalanya lebih dulu menghantam lantai rumah," pungkasnya. (sir)

Editor : Slamet Harmoko