PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com - Melimpahnya komoditas berbagai jenis cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengakibatkan harga cabai turun.
Pergerakan harga berbagai komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat tersebut terjadi di Minggu ke tiga bulan Oktober 2025 ini.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindagkop Kobar Muhammad Suhendra mengatakan, berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional terjadi penurunan terhadap dua jenis cabai.
"Ada dua jenis cabai yang mengalami penurunan harga pada pekan ke tiga bulan ini, penyebab turunnya harga cabai karena melimpahnya pasokan di pasaran," ujarnya.
Dijelaskannya, komoditas cabai rawit hijau turun cukup signifikan sebesar 10,67 persen, dari harga awal minggu Rp75 ribu per kilogram menjadi Rp55 ribu per kilogram di akhir minggu.
Cabai rawit merah juga mengalami penurunan sebesar 4 persen, dari Rp50 ribu per kilogram menjadi Rp45 ribu per kilogram. Sedangkan cabai merah besar dan cabai merah keriting masing-masing tetap stabil di harga Rp70 ribu dan Rp80 ribu per kilogram.
"Untuk komoditas cabai, terjadi tren penurunan harga yaitu cabai rawit hijau dan cabai rawit merah," tambahnya.
Namun demikian, untuk komoditas bawang merah mengalami kenaikan sebesar 4,44 persen dibandingkan minggu sebelumnya.
Harga bawang merah di awal minggu berada di kisaran Rp45 ribu per kilogram dan naik menjadi Rp50 ribu per kilogram di akhir minggu.
"Kenaikan harga bawang merah disebabkan terbatasnya pasokan dari daerah penghasil. Sementara itu, harga bawang putih, cabai merah besar, cabai merah keriting, dan daging ayam ras relatif stabil," pungkasnya. (tyo/fm)
Editor : Farid Mahliyannor