Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

DLH Kotim Genjot Kebersihan Kota, Adipura 2025 jadi Target Utama

Usay Nor Rahmad • Minggu, 19 Oktober 2025 | 12:45 WIB
Monumen Adipura di Titik 0 Km Sampit. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Monumen Adipura di Titik 0 Km Sampit. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menggenjot kebersihan kota dan penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampit.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang modern, berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan diri menuju penilaian Adipura 2025.

Kepala DLH Kotim Marjuki, menyampaikan bahwa progres penataan area TPA Kota Sampit di Kilometer 14 Jalan Jenderal Sudirman kini telah mencapai 78 persen.

Peningkatan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mengubah sistem pengelolaan sampah menjadi lebih ramah lingkungan.

“Sedikit demi sedikit, perubahan besar mulai terlihat. Melalui sistem control landfill buka-tutup, kita bergerak membawa Kotim menuju pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan,” ujar Marjuki, Ahad (19/10/2025).

Menurutnya, penerapan sistem control landfill tidak hanya mengurangi pencemaran udara dan air, tetapi juga mengoptimalkan daya tampung TPA.

Dengan sistem ini, area pembuangan dikelola secara bergilir, ditutup sementara untuk proses pemadatan dan pelapisan tanah, lalu dibuka kembali sesuai kebutuhan operasional.

Selain fokus pada penataan TPA, DLH Kotim juga menurunkan Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan sampah untuk menjaga kebersihan di jalan-jalan utama Kota Sampit.

Kegiatan ini dilakukan secara intensif sebagai bagian dari persiapan menuju Adipura 2025.

“Satgas kami terus bekerja tanpa lelah menjaga kebersihan kota. Kerja keras mereka menjadi bagian penting dalam mewujudkan Sampit yang bersih, indah, dan asri,” kata Marjuki.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Satgas yang selama ini bekerja di lapangan dengan penuh dedikasi.

“Salut untuk seluruh Satgas Penanganan Sampah Kota Sampit. Semangat mereka menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga lingkungan,” tambahnya.

Dengan capaian penataan TPA yang hampir rampung dan peningkatan kebersihan di berbagai titik kota, DLH Kotim optimistis dapat meraih penghargaan Adipura 2025 sekaligus menjadikan Sampit sebagai kota yang bersih, hijau, dan nyaman bagi masyarakat.

Sebelumnya, kritik pedas dari warga kembali mengarah ke wajah Kota Sampit. Pasalnya, kota yang pernah berjaya sebagai penerima penghargaan Adipura kini dinilai semakin kumuh.

Catatan menunjukkan, Sampit terakhir kali meraih penghargaan Adipura kategori kota kecil terbersih pada tahun 1997, 2012, 2013, 2014, dan 2018. Setelah itu, penghargaan prestisius di bidang kebersihan lingkungan itu tak pernah lagi mampir.

“Dulu Sampit lebih bersih. Sekarang malah makin semrawut,” tulis Rahmad Hidayat, salah satu netizen di media sosial yang juga pemerhati lingkungan di Sampit, Rabu (24/9/2025). (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#DLH Kotim #adipura #sampit