PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Jayanto (48), hanya bisa terlihat pasrah dan sedih ketika rumah dari kayu yang beratapkan seng miliknya di Jalan Mara-Mara, Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka Raya, hangus terbakar, (14/10).
Tak ada korban jiwa dalam kejadian di pukul 11.30 WIB itu. Dan kerugian materi ditaksir sekitar Rp 80 juta.Jayanto tinggal bersama istrinya yakni Juniati (44), dan seorang anaknya berusia 6 tahun.
Menurut keterangan Juniati, saat kejadian ia sedang duduk di teras rumah. Sementara anaknya berada di dapur memasak mie instan.“Suami saya sedang kerja di luar. Tiba-tiba anak saya lari dari dapur sambil berteriak ‘ada api,” tuturnya.
Junianti pun bergegas ke dapur dan mendapati api sudah membesar melahap dapur rumahnya yang terbuat dari kayu.Ia dan anaknya pun segera menyelamatkan diri keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga.
“Apinya sudah besar. Saya cuma sempat lari bawa anak saya. Semua habis terbakar, tidak ada yang bisa diselamatkan,” ungkapnya.
Warga sekitar berdatangan membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran dari Kelurahan Bukit Tunggal tiba di lokasi dan berupaya menjinakkan api. Namun karena material rumah dari kayu, api dengan cepat melahap seluruh bangunan berikut isinya.
Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya Sucipto mengungkapkan, rumah panggung berukuran 4 x 6 meter dengan tambahan dapur 3 x 7 meter itu, hangus terbakar tanpa sisa.
“Tidak ada barang maupun surat penting yang sempat diselamatkan. Hanya istri dan anak korban yang berhasil dievakuasi oleh warga. Diduga api berasal dari dapur saat memasak mie instan. Peristiwa itu juga ditangani oleh pihak kepolisian. Kami turut berduka cita dan semoga hal serupa tak terulang kembali,” pungkasnya.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama