SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar rapat audiensi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim, Senin (13/10/2025).
Rapat koordinasi (Rakor) ini dihadiri Kepala Dispora Kotim, Wiyono, Ketua KONI Kotim serta jajaran pengurus lainnya.
Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang H Syamsu menyebutkan, rapat koordinasi ini juga sebagai bagian untuk melihat rencana serta kendala yang dihadapi KONI Kotim dalam membina cabang olahraga (cabor) yang ada dibawah KONI.
"Kita mau melihat apa yang menjadi kendala hingga persiapan untuk menghadapi pelaksanaan Porprov Tahun 2026 mendatang," kata Dadang.
Menurutnya, saat ini memang ada kendala yang diutarakan mengenai anggaran tahun berjalan yang masih terkendala dalam pencairan. Hal ini dikarenakan ada syarat-syarat administrasi yang harus dilengkapi dan dipatuhi.
"Ada kendala-kendala teknis yang harus dipenuhi dan itu jadi kendala," katanya.
Sementara itu, anggota Komisi III lainnya, Riskon Fabiansyah mengungkapkan dari 32 cabor dibawah KONI harus ada cabor unggulan yang akan dipersiapkan menghadapi agenda Porprov 2026 mendatang. Terlebih ini berkaitan dengan persiapan anggaran yang harus dialokasikan.
"Apakah ada cabor unggulan berapa proyekso kebutuhan anggaran menghadapi porporv tahun depan. Apalagi kita menghadapi efisiensinya," kata Riskon.
Riskon menyebutkan jikapun skenario keterbatasan anggaran maka hendaknya kedepan perlu didorong pelaksanaan Perda Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Olahraga.
"Kita dorong dispora merealisasi Perda 11/2022 tentang keolahragaan. Apabila perlu ada bapak angkat cabor kita siap bantu. Dan Perda itu mewajibkan PBS bisa membina satu cabor di Kotim," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kotim, Alexius Esliter mengakui saat ini memang mereka ada kendala dalam pencairan anggaran.
Baca Juga: Nyaris Kehilangan Tangan, Karyawan Sawit Terjepit Mesin Conveyor
"Kami berharap Kadispora bisa arahkan kami. Karena sampai saat ini anggaran kami belum ada. Kami berterima kasih atas dukungan komisi III. Kami berharap dibimbing supaya KONI supaya berjalan dan berprestasi," kata Alexius.
Menurutnya, saat ini juga yang jadi persoalan yakni ada sejumlah cabor yang masa kepengurusannya berakhir tahun ini. “Sehingga untuk usulan tahun depan nantinya memamg harus dalam kepengurusan definitive,” tandasnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor