Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Update Evakuasi: 11 Jenazah Ditemukan, Total Sudah 25 Korban Meninggal Akibat Runtuhnya Musala Ponpes Al Khoziny

Usay Nor Rahmad • Minggu, 5 Oktober 2025 | 13:17 WIB
Tim SAR gabungan kembali menemukan jenazah yang tertimbun reruntuhan gedung musala pondok pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, di hari keenam pascakejadian atau Sabtu (4/20).
Tim SAR gabungan kembali menemukan jenazah yang tertimbun reruntuhan gedung musala pondok pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, di hari keenam pascakejadian atau Sabtu (4/20).

Radarsampit.jawapos.com – Tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) gabungan kembali menemukan jenazah korban yang tertimbun reruntuhan bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada hari keenam pascakejadian, Sabtu malam (4/10/2025).

Mengutip halaman media sosial resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Hingga pukul 23.37 WIB, tim berhasil menemukan 11 jenazah baru, sehingga total korban meninggal dunia akibat peristiwa ini mencapai 25 orang.

Selain itu, tim juga menemukan satu potongan tubuh manusia berupa kaki kanan di sektor A4.

Menurut laporan tim SAR, proses evakuasi dilakukan secara bertahap sepanjang hari. Korban pertama ditemukan pada pukul 14.35 WIB, disusul korban kedua pada 16.15 WIB. Potongan tubuh ditemukan sekitar pukul 17.33 WIB di lokasi yang sama.

Korban ketiga dievakuasi pada pukul 21.17 WIB, diikuti korban keempat dan kelima pada 22.01 WIB. Korban keenam ditemukan pukul 22.49 WIB, korban ketujuh pada 23.02 WIB, korban kedelapan pada 23.04 WIB, korban kesembilan pada 23.06 WIB, korban kesepuluh pada 23.27 WIB, dan korban kesebelas pada 23.30 WIB.

Seluruh jenazah dan potongan tubuh tersebut langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.

“Proses identifikasi menjadi tahap penting untuk memastikan identitas korban secara sah dan menjaga martabat mereka, sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga,” ujar salah satu anggota tim DVI Polda Jatim.

Sementara itu, potongan tubuh yang belum teridentifikasi belum dimasukkan dalam jumlah resmi korban meninggal dunia hingga proses DVI selesai dilakukan.

Hingga pukul 23.37 WIB, total korban yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan tercatat 129 orang.

Dari jumlah itu, 104 orang selamat, terdiri dari 95 orang yang sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan medis dan delapan orang masih dirawat di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, RS Delta Surya, RS Unair, RSU Dr. Soetomo, serta RS Bhayangkara Surabaya.

Satu orang korban tercatat tidak memerlukan perawatan medis lebih lanjut, sementara sekitar 38 orang masih dinyatakan hilang berdasarkan daftar absensi santri yang dirilis pihak Ponpes Al Khoziny.

Hingga Sabtu malam (4/10) hingga Minggu dini hari (5/10), tim gabungan terus melanjutkan proses pembersihan puing dan pencarian korban di sisi utara bangunan, terutama pada bagian yang sudah tidak lagi terintegrasi dengan struktur utama.

Selain operasi pencarian, BNPB dan BPBD Jawa Timur juga telah mendirikan tenda pengungsian di RS Bhayangkara Surabaya untuk memfasilitasi keluarga korban.

Tenda tersebut difungsikan sebagai pusat informasi, tempat istirahat, serta posko koordinasi proses identifikasi jenazah.

Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan keamanan keluarga korban, sekaligus mempercepat penanganan pascakejadian secara terpadu. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#Musala Ponpes AL khoziny roboh #korban ponpes al khoziny #Ponpes Al Khoziny