SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kasus pencurian menyasar tempat usaha di Kota Sampit kian sering terjadi. Hal itu membuat aparat kepolisian harus bekerja keras mempersempit ruang gerak pelakunya.
”Terutama bagi para pedagang agar berhati-hati. Pastikan toko dagangannya dalam keadaan aman saat ditinggal atau tutup," kata Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain.
Dia juga meminta para pelaku usaha dapat meningkatkan keamanannya seperti memasang kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV). Hal itu untuk mencegah niat pelakunya.
”Selain itu, masyarakat juga dapat memasang kunci pengaman agar tempat dagangannya tidak mudah dirusak," katanya.
Aksi kejahatan itu sebelumnya menyasar Budi, warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Tempat dagangannya rusak dan diduga hendak dibobol. Peristiwa itu baru diketahui Kamis (2/10), saat dia akan membuka toko.
”Saat dicek melalui CCTV tetangga, ternyata ada seseorang yang berusaha ingin membobol toko saya. Pelaku saat itu menggunakan payung. Kejadiannya, pada Rabu (1/10) malam," katanya.
Usaha pelaku gagal saat seorang pengendara motor singgah di lokasi untuk berteduh. Pelaku lalu pergi meninggalkan lokasi. (sir/ign)
Editor : Gunawan.