SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah menyoroti kondisi Jalan S Parman Kota Sampit yang makin rusak saat ini.
Dia meminta agar segera ditangani melalui anggaran pemeliharaan sebab ruas jalan itu merupakan akses pelajar ke sekolah, sementara di satu sisi jalan banyak yang rusak.
“Kami lihat Jalan S Parman ini mulai banyak titik yang rusak parah dan itu berpotensi menjadi lubang menganga nantinya kalau tidak segera ditangani,” kata Juliansyah.
Ketua DPC Gerindra ini menegaskan kerusakan Jalan S Parman ini sangat berpengaruh kepada kondisi Kota Sampit sendiri. Apalagi jalan itu merupakan salah satu diantara jalan utama yang dimiliki.
“Kerusakan ini memang sejak lama dan itu tambal sulam, kenapa jalan itu cepat rusak karena saya melihat dilalui kendaraan yang bebannya di atas 8 ton keluar masuk pelabuhan. Maka dari itu penanganan jalan ini memang harus koordinasi lintas instansi untuk menanganinya,” kata dia.
Untuk jangka pendek ini, kata dia pemerintah bisa segera menutup lubang serta aspal-aspal yang mulai mengelupas. Jalan itu jika tidak ditangani sesesegera mungkin maka akan mengalami kerusakan yang lebih parah.
“Jangan menunggu nanti karena paling tidak lubang-lubang aspal itu ditutupi sehingga tidak melebar dan ini untuk kepentingan orang banyak,” ujar dia.
Saat musim hujan, lanjutnya jalan itu sebagian juga berubah menjadi genangan air. Padahal tidak jauh dari sungai pengeringan yang ada di Jalan Pramuka tersebut.
“Drainase-nya juga sudah banyak yang ditutup dan buntu sehingga musim hujan itu menggenangi air serta berpotensi membahayakan,” tandasnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor