BANJARMASIN, radarsampit.jawapos.com – Seluruh korban kecelakaan helikopter di kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso Polda Kalsel di Banjarmasin.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, membenarkan bahwa delapan korban dibawa melalui jalur darat dari Tanah Bumbu.
“Iya benar, semua korban dievakuasi ke Banjarmasin dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kalsel,” ujarnya, Kamis (4/9).
Sebelumnya, Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyampaikan, bangkai helikopter BK117 D3 ditemukan tim SAR gabungan di koordinat 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E pada Rabu (3/9) sekitar pukul 14.45 Wita.
Lokasi temuan berada di hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya dirilis Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Pada saat ditemukan, satu korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia berjarak sekitar 100 meter dari bangkai helikopter. Tujuh korban lainnya ditemukan di sekitar lokasi reruntuhan,” ungkap Yudhi.
Helikopter tersebut mengangkut delapan orang, terdiri atas seorang pilot, seorang teknisi, dan enam penumpang. Mereka adalah Capt. Haryanto, Eng Hendra, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, serta Iboy Irfan Rosa.
Proses evakuasi melibatkan seluruh unsur SAR gabungan, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, hingga potensi SAR, dengan dukungan masyarakat setempat.
Basarnas menegaskan operasi pencarian dan evakuasi tetap dilaksanakan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan. (ant/sla)
Editor : Slamet Harmoko