Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Inilah Upaya Ditjenpas Kalteng Pastikan Layanan Penjara Berjalan Optimal, Agen Perbankan Dilibatkan

Dodi Abdul Qadir • Kamis, 4 September 2025 | 09:35 WIB
MONITORING: Kakanwil Ditjenpas Kalteng I Putu Murdiana saat mengecek pelayanan di Lapas.
MONITORING: Kakanwil Ditjenpas Kalteng I Putu Murdiana saat mengecek pelayanan di Lapas.

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Penjara bukan hanya tempat memberi efek jera pelaku tindak pidana. Hak-hak narapidana juga jadi prioritas selama mereka menjalani hukuman.

Suasana berbeda tampak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Buntok.

Bukan sekadar rutinitas, kali ini kedua unit pelaksana teknis (UPT) tersebut kedatangan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana.

Didampingi tim, Putu Murdiana melakukan rangkaian monitoring, mulai dari memeriksa sarana prasarana, meninjau laporan administrasi, hingga meresmikan sejumlah fasilitas baru.

Di Rutan Buntok, ia bahkan membuka Agen BRI Link Koperasi Polsuspas, Rubont’s Barbershop, serta menyebarkan bibit ikan nila sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan.

Menurutnya, kunjungan ini bukan sekadar formalitas. Ada misi penting yang ingin ditegaskan, yakni layanan pemasyarakatan harus berjalan efektif, akuntabel, dan sesuai standar.

”Sarana prasarana harus dirawat secara berkesinambungan. Administrasi juga perlu ditata dengan rapi agar pelayanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan bisa berlangsung efektif dan efisien,” ujar Putu, Rabu (3/9).

Dia menekankan, pengecekan tidak hanya menyangkut kondisi fisik gedung atau fasilitas dasar.

Lebih dari itu, fokus utama juga ada pada kelayakan sarana pendukung, keteraturan laporan administrasi, hingga kesesuaian pemanfaatan ruang dengan standar operasional.

Bidang administrasi yang diperiksa mencakup keamanan, pembinaan, perawatan, registrasi, serta kepegawaian.

Dari hasil tinjauan awal, Putu Murdiana menilai kondisi di lapangan cukup memadai, meski masih ada beberapa fasilitas yang perlu ditingkatkan.

”Monitoring ini bukan hanya evaluasi, tetapi juga sarana mempererat komunikasi antara pimpinan wilayah dan petugas di lapangan. Sinergi inilah yang akan melahirkan layanan pemasyarakatan yang lebih baik,” katanya.

Melalui langkah itu, Ditjenpas Kalteng berharap kualitas pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan semakin optimal.

Seirama dengan tujuan utama pemasyarakatan, yakni membina, bukan sekadar menghukum. (daq/ign)

Editor : Gunawan.
#rutan #ditjenpas #lapas