PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Kehadiran reptil atau binatang melata di rumah warga di Palangka Raya makin marak belakangan ini. Populasinya diduga mengalami lonjakan.
Sejak awal Agustus-September 2025, petugas rescue pemadam kebakaran (Damkar) setempat telah mengevakuasi lebih dari 10 ekor.
Tercatat pada Rabu (6/8), seekor ular Weling (Bungarus candidus) atau ular Belang, panjang sekitar 1 meter, didapati di rak piring dapur rumah warga, sekitar Jalan Simpang Merapi. Kemudian pada Rabu (13/8) seekor Ular Piton didapati telah memangsa seekor ayam di kawasan di Jalan Walter Mongisidi.
Selanjutnya, seekor biawak masuk rumah salah satu warga di Jalan Mendawai Lurus, Minggu (17/8). Kemudian pada Senin (18/8), ular jenis Piton masuk rumah salah satu warga di Perumahan Kereng Indah Permai, Jalan RTA Milono kilometer 8,5.
Berikutnya Selasa (19/8), Ular jenis Piton menyasar sebuah rumah warga di Jalan Galaksi. Kemudian ular jenis yang sama sepanjang 3,59 meter diameter 2,5 inci didapati masuk ke kandang ternak ayam milik seorang warga di Jalan Patimura, Minggu (24/8).
Senin (25/8), Tim Rescue Damkar juga mengevakuasi Biawak yang memasuki rumah warga di Jalan Sam Ratulangi dan Jalan Seth Adji. Sehari berselang pada Rabu (27/8), seekor ular Piton didapati telah memangsa seekor ternak ayam warga di Jalan Tanggaring Induk. Pada Minggu (31/8), ular Piton juga didapati di salah satu rumah warga di Jalan Yos Sudarso III Palangka Raya. Setelah itu sebuah rumah disatroni ular jenis Tedung warna hitam di Jalan Kalibata V, Senin (1/9) malam. Namun binatang melata itu sempat kabur saat petugas datang.
Sementara itu yang terbaru, Rabu (3/9), warga Jalan Tambora, Kecamatan Jekan Raya Palangka Raya, juga mendapati kehadiran ular Piton sepanjang 4 meter, dengan diameter 3 inci. Binatang itu melilit di ventilasi salah satu dapur rumah warga.Ular itu diduga pemilik rumah mengincar seekor kucing Anggora dan anjing peliharaan bernama Ciko.
Koordinator Tim Rescue Damkar Palangka Raya Sucipto mengatakan, pemilik rumah awalnya sedang mau mengupas pepaya di dapur. Namun tiba-tiba anjingnya menggonggong keras. Dan ketika menengadah ke ventilasi, ternyata ada ular piton besar melilit di kayu.
“Mengetahui hal itu, pelapor langsung mengamankan kucing-kucing anggoranya keluar rumah. Namun, ia tak berani mengevakuasi anjingnya, karena posisi ventilasi tepat di atas pintu masuk gudang tempat Si Ciko berada.
Namun ketika Tim Rescue Damkar tiba di lokasi, ular tersebut sudah menghilang dari posisi awal. Pencarian pun dilakukan di beberapa titik sekitar dapur dan gudang, hingga ke seluruh ruangan rumah itu.
Tak disangka, Ular Piton itu ditemukan bersembunyi di balik lemari kayu bekas yang jaraknya hanya satu meter dari tempat anjing peliharaan itu berada.
"Ular sempat melawan saat kami tangkap. Proses evakuasi memakan waktu sekitar 30 menit karena ukurannya besar dan sempat melilit erat perabotan,"ungkap Sucipto.
Setelah berhasil dievakuasi, ular dimasukan ke dalam karung untuk kembali dilepas ke habitat aslinya di alam bebas yang jauh dari pemukiman warga.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama