SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pendaftaran Pawai Pembangunan yang akan diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Sabtu (30/8) masih dibuka.
Sampai kemarin (26/8), jumlah peserta telah mencapai 206 pendaftar.
”Sampai Selasa jam 12 siang sudah ada 206 peserta yang mendaftar. Tidak ada batasan kuota, pendaftaran masih dibuka sampai sehari sebelum hari H," kata Alang Arianto, Ketua Panitia Pawai Pembangunan yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Bapperida Kotim, Selasa (26/8).
Banyaknya peserta itu mengindikasikan bakal meriahnya kegiatan tersebut. Peserta terdiri dari kendaraan mobil hias 42, sepeda hias 5, pejalan kaki pelajar 61, pejalan kaki umum 79, dan drum band 19.
Agenda tahunan ini dipastikan akan diikuti banyak peserta dari berbagai kalangan SOPD, pelajar hingga masyarakat umum.
”Bagi yang ingin ikut segera mendaftarkan diri ke panitia pawai pembangunan di Gedung E Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kotim mulai 08.00-15.00 WIB," ujarnya.
Pawai Pembangunan Tahun 2025 akan mengangkat tema, "Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju" dan Sub Tema "Bangkitkan Semangat Habaring Hurung dalam Mewujudkan Pembangunan Kotim yang Berkelanjutan".
Ada beberapa kategori peserta Pawai Pembangunan, yaitu kendaraan hias (SOPD/kecamatan /instansi vertikal/dunia usaha) dan pejalan kaki, baik pelajar, instansi, dan lainnya.
Untuk kategori kendaraan hias, hanya boleh menggunakan satu pikap per kelompok tanpa diikuti pejalan kaki pendamping.
”Sesuai aturan, peserta wajib menghias mobil sesuai sub tema yang menggambarkan pembangunan Kotim yang berkelanjutan. Menampilkan ornamen khas Kotawaringin Timur dan budaya Nusantara," kata Alang.
Peserta wajib menampilkan kreatifitas berupa konsep pembangunan Kotim di masa mendatang dengan hiasan ornamen khas Kotim dengan nuansa Merah-Putih.
”Kendaraan hias wajib mengikuti rute dari start sampai finish, dibariskan atau disusun di sekeliling Taman Kota Sampit untuk penilaian akhir dan setelahnya boleh membubarkan diri apabila sudah dinyatakan selesai oleh dewan juri," jelasnya.
Rute Pawai Pembangunan tahun ini dimulai dari Rujab Bupati Kotim Jalan Jenderal Ahmad Yani-Jalan Kapten Mulyono-Jalan MT Haryono-Jalan Ais Nasution-Jalan Yos Sudarso-finish di Taman Kota Sampit.
Untuk kategori pejalan kaki, dalam satu regu maksimal 30 orang, dengan mengusung tema inovasi dan kreativitas masing-masing peserta. Sedangkan sepeda hias, dalam satu regu maksimal 7 sepeda, menggunakan tema seperti anggrek tebu, gayung birang, jelawat dan atau Nuansa Merah Putih. Sementara drum band, dalam satu regu minimal 30 orang.
”Peserta ditekankan tidak boleh melakukan atraksi di depan panggung kehormatan. Hanya diperbolehkan melakukan gerakan melambaikan tangan atau topi atau sejenisnya dengan cara tetap berjalan," katanya. (hgn/ign)
Editor : Gunawan.