Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Terekam Kamera! Sosok Buaya Raksasa di Kotim Bikin Warga Takut ke Sungai

Usay Nor Rahmad • Jumat, 8 Agustus 2025 | 09:29 WIB
Penampakan buaya raksasa sedang santai di antara semak tepi Sungai Rangkang, Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Penampakan buaya raksasa sedang santai di antara semak tepi Sungai Rangkang, Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digemparkan kemunculan buaya muara berukuran raksasa di Sungai Rangkang.

Hewan buas itu terlihat santai berjemur di tepian sungai pada Rabu (6/8/2025).

Buaya tersebut diperkirakan memiliki panjang lebih dari lima meter, bahkan melebihi ukuran perahu ces yang biasa digunakan nelayan setempat.

Pemandangan ini terekam video warga dan langsung viral di media sosial.

"Ada buaya besar di Sungai Rangkang Desa Satiruk. Ukurannya besar," kata Arief, warga setempat, Jumat (8/8/2025).

Menurutnya, kemunculan buaya di sungai bukan hal baru bagi warga. Saat air pasang, predator itu kerap muncul, bahkan tidak hanya satu ekor.

"Kalau di sini memang banyak buaya. Tidak hanya yang ini saja, buaya lain juga sering muncul," ujarnya.

Namun, keberadaan buaya raksasa ini membuat warga resah. Sungai Rangkang merupakan jalur vital menuju kebun dan ladang, serta akses utama warga ke Kota Samuda yang hanya bisa dicapai menggunakan perahu atau feri.

Selain itu, sungai ini juga kerap digunakan nelayan mencari ikan dan anak-anak mandi.

"Khawatir dan kian meresahkan, buaya ini seharusnya ditangkap. Memang warga sini sudah tahu keberadaannya, tapi takutnya ada nelayan atau pemancing dari luar yang tidak tahu lalu diterkam buaya," kata Arief..

Sekadar untuk diketahui, sepanjang tahun 2025 ini, dua serangan buaya terjadi di wilayah Pulau Hanaut. Satu korban meninggal, satu lagi mengalami luka serius.

Kemunculan buaya raksasa ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada saat beraktivitas di sungai, terutama pada malam hari. Warga juga diimbau tidak memelihara ternak dekat sungai dan menghindari membuang bangkai atau sampah yang dapat menarik perhatian buaya.

"Semoga pemerintah dan pihak terkait lebih memperhatikan keselamatan warga, serta sering memberi sosialisasi soal bahaya beraktivitas di sungai," tandas Arief. (*)

Editor : Slamet Harmoko
#Pulau Hanaut #kotim #Desa Satiruk #buaya raksasa