Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

PSU Pilkada Barito Utara Digelar Lagi! Gubernur Kalteng Turun Tangan Pastikan Tak Ada Kecurangan

Slamet Harmoko • Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:11 WIB

 

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran turun langsung memantau jalannya PSu di Batara. (MMC Kalteng/Radar Sampit)
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran turun langsung memantau jalannya PSu di Batara. (MMC Kalteng/Radar Sampit)

MUARA TEWEH, radarsampit.jawapos.com – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Barito Utara kembali digelar untuk kedua kalinya, Rabu (6/8/2025).

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran turun langsung memantau jalannya proses demokrasi tersebut, memastikan semuanya berjalan lancar, aman, dan sesuai aturan.

“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan proses demokrasi berjalan sebagaimana mestinya, tanpa tekanan atau paksaan dalam bentuk apa pun,” tegas Agustiar saat meninjau TPS di Muara Teweh.

Gubernur menyebut, proses pemungutan suara di sejumlah TPS berjalan kondusif dengan waktu tunggu pemilih sekitar 30 menit. Bahkan pemilih yang datang melewati pukul 13.00 WIB tetap dilayani.

Kehadirannya, lanjut Agustiar, merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng dalam mengawal demokrasi agar jujur dan adil.

Terlebih, PSU ini merupakan tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) setelah diskualifikasi pasangan calon sebelumnya akibat politik uang.

“Kami datang untuk memastikan jalannya PSU ini bersih. Walau sampai tiga kali pemilu di sini, ada hikmahnya juga karena kami bisa hadir langsung melihat kondisi di lapangan,” ujarnya.

Agustiar juga mengimbau seluruh pihak agar dapat menerima hasil PSU dengan lapang dada. “Siapapun yang terpilih, mari kita terima dengan ikhlas. Tidak perlu lagi bicara soal PSU yang lalu, mari menatap ke depan,” pesannya.

Peninjauan dimulai dari TPS 22 di halaman Kantor Bapperida, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah dengan 501 pemilih terdaftar.

Kemudian dilanjutkan ke TPS 7 di halaman Kantor Disdukcapil dengan 549 pemilih, serta TPS 6 di halaman SMA Negeri 2 Jingah, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, yang memiliki 551 pemilih.

PSU Pilkada Barito Utara kali ini diikuti dua pasangan calon, yakni Shalahuddin-Felix S Tingan (nomor urut 1) dan Jimmy Carter-Inriaty Karawaheni (nomor urut 2).

Gubernur yang memantau jalannya PSU dari udara menggunakan helikopter, menyebut bahwa seluruh aspek jalannya pemilu menjadi atensi khusus, bukan hanya persoalan politik uang.

“Kalau dari atas tadi kami lihat kondisinya aman. Terima kasih kepada TNI-Polri yang telah mengawal jalannya pemungutan suara ini,” kata Agustiar.

Dia juga memastikan akan terus memantau kondisi di Barito Utara hingga esok hari (7/8/2025) demi memastikan tidak ada provokasi ataupun kericuhan.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja yang turut hadir mendampingi Gubernur juga menegaskan bahwa jalannya PSU berjalan kondusif.

“Pengamanan di tiap TPS berjalan sesuai prosedur, minimal ada satu polisi dan satu tentara di setiap TPS,” ungkapnya.

Pemantauan PSU dilakukan dengan dua helikopter, di mana rombongan Gubernur didampingi Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamalulael.

Sementara Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja bersama Pj Bupati Barito Utara Indra Gunawan menempati helikopter lainnya.

Setelah memantau TPS, rombongan melanjutkan kunjungan ke rumah jabatan Bupati Barito Utara untuk konferensi daring bersama Panwaslu kecamatan se-Kabupaten Barito Utara.

Secara keseluruhan, PSU Pilkada Barito Utara ini melibatkan 270 TPS dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 114.980 jiwa.

Sebagai informasi, putusan MK sebelumnya mendiskualifikasi dua pasangan calon yang bertarung dalam PSU Pilkada Barito Utara 2024, yakni Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo dan Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya, lantaran keduanya terbukti melakukan politik uang.

Selain Barito Utara, PSU juga digelar di Papua dan Kabupaten Boven Digoel pada 6 Agustus 2025. Sedangkan pilkada ulang akan dilaksanakan di Kabupaten Bangka dan Pangkal Pinang pada 27 Agustus 2025 mendatang. (*)

 

Editor : Slamet Harmoko
#PSU Barito Utara #kecurangan #PSU Batara #gubernur kalteng