PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Ulah dua anak di Jalan Kalimantan, Gang Mandau, Palangka Raya yang tak sengaja melempar sarang tawon menjadi petaka.
Kawanan tawon itu akhirnya mengamuk. Membalas dengan menyerang dan menyengat warga setempat. Dilaporkan ada lima orang yang menjadi korban sengatan.
Tak tinggal diam, warga melakukan pembalasan. Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya akhirnya dihubungi.
Sarang tawon vespa berukuran besar itu dievakuasi dengan aman dari permukiman padat penduduk di kawasan tersebut.
Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Sucipto mengungkapkan, keberadaan sarang tawon tersebut telah meresahkan warga.
”Lima orang sudah disengat. Ukuran sarangnya sekitar 60 x 70 sentimeter, menempel di bawah atap rumah warga. Setelah dilempar, tawon-tawon menjadi sangat agresif. Ini jelas membahayakan lingkungan sekitar. Giat kita lakukan malam hari,” kata Sucipto, Minggu (27/7).
Sucipto menuturkan, evakuasi berlangsung selama tiga jam dan dilakukan dengan sangat hati-hati.
Lokasi yang padat penduduk membuat tim harus bekerja ekstra agar tidak memicu kepanikan.
Tawon jenis vespa ini dikenal memiliki tingkat agresivitas tinggi, bahkan bisa menyerang hanya karena respons gerakan kecil.
”Begitu ada pergerakan, tawon langsung berhamburan keluar dari sarangnya. Karena itu kami benar-benar harus mengatur taktik evakuasi dengan tepat,” lanjutnya.
Dia mengungkapkan, akses ke lokasi menjadi tantangan tersendiri. Jalan sempit di tepi sungai membuat mobil operasional hanya bisa diparkir di Jalan Kalimantan.
Tim Rescue terpaksa membawa seluruh peralatan evakuasi menggunakan motor dinas milik Bidang Penyelamatan.
Meski begitu, proses evakuasi berjalan sukses. Tidak ada satu pun tawon yang berhasil lolos dari pengamanan.
”Ini adalah hasil kerja tim yang solid. Kami pastikan area kembali aman, dan kami imbau warga agar tidak mencoba mengusik sarang tawon sendiri karena risikonya sangat tinggi. Misi berhasil dan semoga tidak ada lagi korban,” ujar Sucipto. (daq/ign)
Editor : Gunawan.