Radarsampit.jawapos.com – Baru saja diluncurkan, logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia langsung jadi bahan perbincangan publik.
Presiden Prabowo Subianto meresmikan logo dan tema HUT ke-80 RI Rabu (23/7/2025), di Istana Negara, Jakarta. Namun, respons dari warganet di media sosial tak semuanya positif.
Sebagian menyambut dengan antusias, namun tak sedikit pula yang mengkritisi desain logo yang dianggap terlalu sederhana, membingungkan, hingga dinilai kurang merepresentasikan semangat kemerdekaan.
“Logo HUT ke-80 Kemerdekaan mirip kodok, " tulis Dhobi Chester di sebuah platform media sosial, Kamis (24/7/2025).
“,Matanya ditutup, mulutnya dibungkam, ” tulis Yulianti warganet lainnya.
Meski begitu, tak sedikit pula yang membela logo ini. Mereka menilai desainnya modern dan progresif, sejalan dengan semangat era baru kepemimpinan nasional.
Tema: Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju
Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) menjelaskan bahwa HUT ke-80 ini menjadi penanda era kolaborasi inklusif, partisipasi luas, dan harapan bersama menuju Indonesia yang lebih maju.
Tema resmi yang diusung tahun ini adalah “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, yang disebut mencerminkan visi besar nasional di bawah kepemimpinan baru Presiden Prabowo.
Logo dan pedoman identitas visual resmi dapat diunduh melalui laman:
???? https://hut80Ori.setneg.go.id
Wujud Identitas Kolektif
Setneg juga menyebut bahwa identitas visual tahun ini bertujuan menjadi simbol pemersatu seluruh elemen bangsa, dari pelosok desa hingga pusat kota.
“Logo ini bukan sekadar angka, tapi narasi kolektif semangat baru Indonesia,” tulis akun Instagram resmi @kemensetneg.ri.
Meski menuai pro dan kontra, peluncuran logo ini menandai dimulainya rangkaian peringatan kemerdekaan RI yang ke-80 tahun.
Sejumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah pun telah diarahkan untuk menggunakan logo ini dalam berbagai materi kampanye kemerdekaan. (*)
Editor : Slamet Harmoko