SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Penanganan sampah yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim dan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DSDABMBKPRKP) Kotim dinilai sudah tepat.
Jalur masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah kini dinilai lebih mudah.
”Kerja sama yang sudah berjalan sangat baik antara DLH dan DSDABMBKPRKP Kotim dalam menangani sampah di TPA. Alhamdulillah, yang tadinya jalan menuju landfill di TPA tertutup sampah, sekarang sudah ada badan jalannya. Truk sampah bisa membuang ke landfill yang sudah disediakan," kata Bupati Kotim Halikinnor saat meninjau TPA di Jalan Jenderal Sudirman km 14, Jumat (18/7).
Selama lebih dari tiga minggu, tim pekerja dari DSDABMBKPRKP Kotim fokus membuka akses jalan menuju landfill yang ditargetkan dibuka sepanjang 900 meter.
”Harapan saya dalam 1-2 bulan kedepan, kita sudah merencanakan penanganan sampah di TPA. Jangan sampai terjadi penumpukan baru. Jadi, sebelum sampah menumpuk, dibuat lubang lalu ditimbun dan diratakan. Saya optimis dengan kerja sama yang baik ini, September atau Oktober penataan sampah di TPA bisa lebih bagus lagi," ujarnya.
Halikinnor mengimbau aturan jam buang sampah yang dimulai dari jam 04.00-15.00 WIB agar dipatuhi.
”Saya imbau masyarakat buanglah sampah ke depo sesuatu waktu yang ditetapkan. Kalau bisa, sampah organik dan nonorganik dipilah dan dipisahkan, sehingga memudahkan dalam pengelolaannya," ujarnya.
Halikinnor menyadari persoalan sampah memerlukan peran banyak pihak.
Bukan hanya tanggung jawab DLH Kotim, tapi juga masyarakat yang harus membangun kesadaran dan kedisiplinan membuang sampah pada tempatnya.
Halikinnor juga akan memprioritaskan anggaran untuk penanganan dan tata kelola persampahan.
”Misalkan anggarannya kurang, saya mungkin akan menunda program lain, karena penanganan sampah ini juga masalah prioritas yang harus segera ditangani dan berdampak luas. Kadang masyarakat ribut masalah sampah, tapi tidak disiplin buang sampah dan sembarangan. Karena itu, saya tegaskan masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya," ujarnya.
Kepala DLH Kotim Marjuki menegaskan komitmennya dalam menangani pengelolaan sampah.
”Konsentrasi kami saat ini menangani sampah agar pengelolaannya ditata lebih baik. Kami maksimalkan angkutan sampah setiap hari dari depo ke TPA. Jadi, masyarakat jangan buang sampah sembarangan. Buanglah sampah pada tempatnya dan sesuai waktu yang ditentukan," kata Marjuki.
Pihaknya saat ini juga telah membuka dua landfill yang kini diaktifkan sebagai zona penampungan sampah di TPA.
”Kami tidak ingin masalah dari depo terselesaikan tapi di TPA masih bermasalah. Makanya ada banyak galian lubang dibuat untuk mendorong sampah masuk ke situ, lalu ditimbun tanah dan diratakan. Jadi, kami harapkan tidak ada lagi sampah yang menggunung. Semua sampah diratakan," katanya. (hgn/ign)
Editor : Gunawan.