SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, dan PT Pos Indonesia menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 secara serentak sejak 3 Juli 2025 lalu.
Program ini menargetkan sekitar 8,7 juta pekerja aktif yang terdampak secara ekonomi.
BSU 2025 merupakan salah satu bentuk keberlanjutan bantuan pemerintah yang bertujuan untuk menjaga daya beli pekerja sektor formal berpenghasilan di bawah Rp3.500.000 yang tidak tercakup dalam bantuan sosial lainnya, seperti PKH, Kartu Prakerja, atau BPUM.
Setiap penerima BSU menerima uang tunai sebesar Rp600 ribu yang disalurkan melalui Himbara dan Kantor Pos.
Di Kantor Pos Sampit, penyaluran masih berlangsung hingga 15 Juli 2025. Dengan jumlah penerima BSU sebanyak 28.868 yang mencakup 60 persen pekerja Kotim dan 40 persen pekerja Seruyan.
”Sampai hari ketujuh, realisasi penyaluran BSU sudah 24 persen atau 6.962 orang," kata Hizkia Alfrano Hutauruk, Executive Manager Kantor Pos Cabang Sampit, Rabu (9/7).
Pihaknya juga sudah memberitahukan kepada penerima BSU melalui WhatsApp Blast Kantor Pos Sampit dengan nomor 085705032803.
Apabila menerima informasi pemberitahuan, diharapkan datang ke Kantor Pos Sampit atau datang ke tujuh Kantor Cabang Pembantu (KCP) di Sebabi, Kuala Kuayan, Kotabesi, Parenggean, Pundu, Cempaka Mulia, dan Samuda.
”BSU ini sudah pernah disalurkan tahun 2022. Dan, tahun 2025 program BSU kembali disalurkan. Bagi penerima BSU yang menerima pemberitahuan dipastikan itu bukan nomor penipu, karena banyak yang mengira informasi itu hanyalah penipuan," ujarnya.
Selama penyaluran BSU, Kantor Pos Sampit membuka layanan mulai pukul 07.30- 20.00 WIB.
”Apabila masih ramai, kami perpanjang waktu layanan pengambilan sampai jam 9 malam. Pengambilan juga bisa lewat tujuh KCP yang terdekat dengan domisili penerima BSU," ujarnya. (hgn)
Editor : Gunawan.