PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com- Seorang pria yang tidak dikenal nekat membobol jendela rumah milik keluarga Ahmad Lutfi di RT 26, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (6/7/2025) pagi pukul 07.45 WIB.
Diduga pelaku merupakan pemain yang biasa melakukan aksi kejahatan di rumah-rumah, dengan lihainya, pria yang menggunakan topi tersebut dengan mudah mencongkel jendela dan masuk ke dalam rumah.
Aksi pelaku terbilang nekat, dalam waktu berdekatan pelaku masuk dua kali ke dalam rumah, dan dua kali pula dipergoki oleh pemilik rumah.
Penghuni rumah tidak berani menyergap pelaku karena membawa senjata tajam (sajam) seperti sangkur.
Ahmad Lutfi menceritakan, pelaku dalam kurun waktu hitungan belasan menit dua kali masuk ke rumahnya, dengan cara membobol jendela.
"Yang pertama ketika saya bangun tidur, saya langsung menuju WC dari kamar saya, ketika balik dari kamar kecil saya melewati kamar ibu di ruang tengah, saya kaget ada orang asing di dalam kamar ibu saya," bebernya.
Meski mengetahui ada orang tidak dikenal dalam kamar ibunya, ia tidak berani berteriak, ia mencari aman dengan menghindar sambil mengamati gerak gerik pelaku yang seolah mencari-cari sesuatu dalam kamar ibunya.
Menurutnya, tindakan mencari aman ia lakukan karena diduga pelaku membawa senjata tajam, terlebih dalam kondisi kepepet pelaku dapat bertindak nekat.
Namun ketika ia mengintip, pelaku sempat melihat dirinya, dan kemudian kabur melalui jendela.
"Saya sempat terlihat oleh pelaku, dan ketika saya tunjuk, pelaku langsung kabur keluar jendela," tambahnya.
Baca Juga: Bekukan 25 Ribu Rekening terkait Judi Online, Total Saldo Lebih Rp1 Triliun
Setelah kejadian, ia memilih untuk siaga di rumah dan tidak jadi bekerja, ia kemudian menceritakan peristiwa tersebut kepada ibunya di warung depan rumah.
Di saat bersamaan, ia melihat ada seorang pria yang mencurigakan, seperti mengamati rumahnya.
Keberadaan pria tidak di kenal di samping rumahnya itu membuat ia tidak tenang, kemudian ia masuk ke dalam rumah dan melakukan pengintaian serta matanya tertuju ke kamar ibunya yang jendelanya sudah ia kunci.
Benar saja dugaannya, pelaku kembali datang, dari dalam rumah terdengar suara yang bersumber dari luar jendela, terdengar suara orang yang mencongkel jendela.
"Langsung saya datangi kamar ibu sambil saya hidupkan video dari handphone saya, dan pelaku satu kakinya sudah masuk ke dalam kamar, kemudian saya teriak maling, dan pelaku spontan mencabut senjata tajam dari balik bajunya, sembari keluar rumah dan kabur," ujarnya.
Ia mencoba mengejar, namun pelaku sudah hilang, lingkungan sepi karena warga sedang bekerja. Peristiwa pencurian bukan yang pertama di rumahnya, sebelum ini warung ibunya juga dibobol dan rokok berbagai merk satu etalase habis diambil oleh maling.
"Saya berharap, dengan kejadian ini masyarakat harus waspada, karena pelaku dalam beraksi membawa senjata tajam, dan warga diharap jangan bertindak gegabah menghadapi pelaku bersajam," harapnya. (tyo/fm/*)
Editor : Farid Mahliyannor