Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Teror Ular di Pemukiman Warga Semakin Menjadi di Palangka Raya

Dodi Abdul Qadir • Minggu, 1 Juni 2025 | 21:25 WIB
HATI-HATI: Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya saat melakukan evakuasi ular berbisa di salah satu rumah warga.
HATI-HATI: Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya saat melakukan evakuasi ular berbisa di salah satu rumah warga.

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Teror kemunculan ular berbisa dan berbahaya masuk ke pemukiman warga di kota Palangka Raya makin sering terjadi. Serangkaian kejadian itu, pun ditangani oleh tim rescue pemadam kebakaran (damkar) setempat.

Baru-baru ini, seekor  ular Piton menyatroni rumah warga di Jalan Garuda, dan ditemukan bersembunyi di mainan anak-anak. Kemudian di Jalan Benuas, seekor Piton panjang dua meter ditemukan bersembunyi di sudut teras rumah warga.

Selain itu, seekor ular Tadung Hanjaliwan, ditemukan di bawah sofa di  dalam rumah warga di Jalan Menteng. Kemudian lagi, di Jalan Seth Adji, seekor ular lidi ditemukan masuk dapur rumah warga.

Bukan itu saja, di Jalan Kapten Piere Tendean, seekor Ular Welang dengan bisa mematikan ditemukan di depan teras rumah  warga. Di Jalan Adonis Samad, seekor ular Tadung Hanjaliwan ditemukan bawah tumpukan material milik warga. Di Jalan Kranggan, seekor Ular Cobra dengan panjang dua meter ditemukan di samping rumah warga dan nyaris mematuk salah satu penghuni rumah.

Beruntung, meski binatang melata itu ditemukan di pemukiman, belum ada warga yang menjadi korban. Seluruhnya, mampu ditangkap dan dievakuasi oleh tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya.

Kemudian, ular-ular itu dilepasliarkan kembali ke lokasi yang jauh dari permukiman warga. Diduga, masuknya ularular itu karena mencari mangsa, lantaran ekosistem makananannya rusak. Selain itu, mencari lokasi yang hangat lantaran curah hujan cukup tinggi.

Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya Sucipto menyampaikan, kemunculan ular di kawasan pemukiman semakin marak terjadi. Beberapa hari saja, sejumlah ular muncul dan ditemukan di kawasan rumah. Ular king cobra, Hanjaliwan hingga lidi dan piton yang berukuran lebih dari dua meter.

“Semakin banyak, maka itu kami ingatkan kewaspadaan jangan sampai menjadi korban.Beberapa hari ini, kami evakuasi lebih dari tiga ular.Diduga karena musim hujan dan mencari mangsa, makanya ada dipemukiman warga,” ujarnya, Minggu (1/6/2025).

Sucipto membeberkan, ular ular berbahaya dan berbisa tersebut berhasil dievakuasi dengan aman dan lancar, dan memerlukan waktu mulai dari 30 menit hingga satu jam.

Saat dievakuasi, ular ada yang bersembunyi di teras rumah, perabotan rumah tangga, sofa ruang tamu, dapur, tumpukan material. Bahkan di Jalan Garuda, ular piton dengan ukuran satu meter lebih ditemukan bersembunyi di sepeda plastik mainan anak-anak, sehingga beruntung ular itu tidak melukai anak-anak.

Sucipto menambahkan,untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya menghimbau agar warga rajin membersihkan lingkungan sekitar rumah. Terutama dari tumpukan kayu, sampah, dan semak-semak yang bisa menjadi tempat persembunyian ular.

Lalu, gunakan kawat kasa atau pelindung pada lubang pembuangan agar tidak dimasuki ular. Hindari membiarkan makanan hewan peliharaan tercecer, karena bisa menarik tikus yang juga menarik ular pemangsa.

“Jika menemukan ular, jangan panik, jangan coba menangkap sendiri jika tidak berpengalaman. Segera hubungi Damkar atau petugas penyelamatan hewan liar,” pungkas Sucipto. (daq/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#piton #PALANGKA RAYA #pemukiman warga #teror ular #evakuasi #damkar #king cobra