Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Identitas Mayat di Pandu Senjaya Terungkap, Ternyata Warga Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan

Slamet Harmoko • Senin, 12 Mei 2025 | 16:32 WIB
TEMUAN MAYAT: Lokasi penemuan mayat lelaki di Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kobar, Kalteng, Senin (12/5/2025)
TEMUAN MAYAT: Lokasi penemuan mayat lelaki di Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kobar, Kalteng, Senin (12/5/2025)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Identitas jenazah di rumah kawasan RT 30 Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terungkap. 

Jenazah itu diketahui berinisial AZ berusia 55 tahun. Berdasarkan data KTP yang didapati, AZ merupakan warga Jalan Antasari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Pangkalan Bun).

Warga sekitar menyebut bahwa sebelum ditemukan meninggal, biasanya warga mengetahui jika almarhum sedang di rumah ketika ada truk terparkir. Namun sejak beberapa waktu lalu sudah tidak ada lagi truk yang dimaksud.

"Sebelum-sebelumnya ya kami tahu kalau almarhum ada di rumah ketika ada truk terparkir, karena sepengetahuan kami beliau ini juga dulunya nyopir truk. Tapi beberapa waktu terakhir sudah tidak ada lagi," ungkap salah seorang warga.

Seperti diketahui bahwa warga RT 30 Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng mendadak geger, Senin (11/5/2025).

Sesosok mayat yang nyaris tinggal tulang belulang ditemukan di sebuah rumah yang belum sepenuhnya rampung. Belum diketahui secara lengkap identitas jenazah berjenis kelamin laki-laki itu.

Namun informasi di lapangan diketahui bahwa mayat tersebut diduga merupakan warga Pangkalan Bun yang telah cukup lama berdomisili di wilayah Kecamatan Pangkalan Lada.

Kepala Desa Pandu Senjaya, Jumilan mengungkapkan bahwa mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang akan memancing dan melintasi lokasi.

“Informasinya penghuni rumah tersebut sudah sekitar satu bulan tidak terlihat hingga akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat,” ungkapnya.

Menurutnya almarhum sudah cukup lama tinggal di Pandu Senjaya, namun sebelum membangun rumah, dia sempat ngontrak.

Ia juga menyebut bahwa warga sekitar tidak curiga dengan tidak tampaknya almarhum selama sebulan lebih karena memang dikenal sering bekerja keluar daerah.

“Almarhum ini diketahui sering bekerja ke luar daerah, sehingga tidak ada yang curiga ketika lama tidak terlihat di rumah,” katanya.

Kini jenazah tersebut telah dievakuasi oleh tim Inafis Polres Kobar ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk proses selanjutnya. (sla)

Editor : Slamet Harmoko
#Ahmad Zuldin #kobar #pangkalan lada #mayat #pandu senjaya #kalteng