Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Antisipasi Praktik 'Titipan', Rekrutmen Taruna Akpol 2025 Hanya Lewat Jalur Reguler

Slamet Harmoko • Minggu, 20 April 2025 | 11:00 WIB
Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia Irjen Anwar. (Polri).
Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia Irjen Anwar. (Polri).

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Polri terus berupaya memperbaiki generasi lewat rekrutmen Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) 2025. Berbeda dengan rekrutmen sebelumnya yang memiliki jalur prestasi, kali ini hanya terdapat jalur reguler.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Anwar menegaskan, rekrutmen jalur reguler itu menerapkan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (Betah).

Menurut dia, rekrutmen Akpol jalur reguler merupakan langkah strategis jangka panjang untuk mempersiapkan calon pimpinan Polri 30 tahun ke depan.

’’Kami butuh perwira yang cerdas, kompeten, berintegritas, serta inovatif dan adaptif dalam menghadapi dinamika tugas-tugas kepolisian yang makin kompleks di masa mendatang,’’katanya di Jakarta, Kamis (17/4).

Lewat rekrutmen tersebut, Polri juga ingin menyiapkan perwirayang andal dalam analisis serta pemecahan masalah.

Termasuk, perwira yang kolaboratif dan mampu bekerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam negeri maupun luar negeri, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Mantan Kapolda Bengkulu itu menambahkan, rekrutmen dengan prinsip Betah tersebut merupakan concernKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

’’Karena itu, saya minta kepada Karo SDM polda untuk memedomani dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab. Ini bukan sekadar slogan, tapi komitmen nyata membangun kualitas SDM Polri,’’ujarnya.

Seleksi Taruna-Taruni Akpol Tahun Anggaran 2025 saat ini memasuki tahap tes psikologi. Penerapan prinsip Betah telah memenuhi standar internasional dan mendapat penghargaan ISO 9001:2015.

Asas itu dirancang untuk memastikan seleksi berjalan adil, terbuka, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

’’Tidak ada ruang sedikit pun bagi praktik curang atau titipan. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa intervensi pihak luar,’’tegasnya.(idr/dri)

 

Editor : Slamet Harmoko
#akpol #kepolisian #titipan #taruna akpol #polri