SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kedatangan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran ke Kota Sampit jadi magnet yang menarik perhatian warga, Sabtu (29/3).
Salah satunya ketika Agustiar meninjau harga pasar menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H bersama Kapolda Kalteng Irjen Polisi Iwan Setiawan, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, Bupati Kotim Halikinnor, Wabup Kotim Irawati, dan sejumlah pejabat lainnya.
Banyak pedagang yang antusias memanggil Gubernur Kalteng dengan suara nyaring, berharap lapaknya disinggahi oleh orang nomor satu di Kalteng ini.
Kunjungan kerjanya ke Kota Sampit menjadi kunjungan pertamanya setelah ia resmi dilantik sebagai Gubernur Kalteng pada 20 Februari lalu.
Dengan penampilan sederhananya mengenakan kemeja putih dan topi cokelat, Agustiar menyapa pedagang Pasar Keramat.
Dia menanyakan penjualan dan daya beli masyarakat menjelang H-2 Lebaran, sambil memantau harga.
Pedagang dan pembeli berusaha mendekat, ingin bersalaman menjabat tangannya.
Situasi yang padat, membuat langkah kaki Agustiar terhenti di lapak pedagang yang berjualan pakaian dalam.
”Sudah laku berapa hari ini Bu?” ujar Agustiar sampai memegang pakaian dalam wanita warna krim bermotif bunga.
”Penjualan masih biasa-biasa saja Pak. Masih pagi, belum begitu ramai," sahut pedagang.
Mendengar hal itu, Agustiar memberi kode kepada ajudannya untuk mengeluarkan sejumlah uang lembaran Rp50 ribu dan langsung menyerahkan ke pedagang dengan niat agar dagangannya laris.
”Ini Bu, saya bantu lariskan jualannya," ucap Agustiar sambil berlalu pergi setelah berbincang ringan dengan pedagang.
Pedagang tersebut merasa senang dan bersyukur kedatangan Gubernur Kalteng yang tak disangka-sangka mendatangkan rejeki untuknya.
”Senang dan bersyukur jualan saya dilarisin, bisa ketemu Pak Gubernur. Padahal saya gak teriak manggil, karena posisi lapak jualanya dibawah ngemper di tanah berlapik terpal," ujarnya.
Gubernur Kalteng juga membagikan sejumlah paket sembako dari Pemkab Kotim. Setelah itu bergerak meninjau arus mudik penumpang pesawat di Bandara Haji Asan Sampit dan penumpang kapal di Pelabuhan Sampit.
Agustiar dan sejumlah pejabat juga memasuki KM Dharma Ferry VI Lautan Utama meninjau kepadatan penumpang.
Kapal milik PT Dharma ini dijadwalkan mengangkut 446 penumpang menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (hgn/ign)
Editor : Gunawan.