Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sudah Ramai sejak Awal Ramadan, Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Sampit Diperkirakan H-3

Heny Pusnita • Sabtu, 22 Maret 2025 | 17:41 WIB
MUDIK: Pemudik yang menaiki KM Kelimutu diberangkatkan dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (22/3) pagi.
MUDIK: Pemudik yang menaiki KM Kelimutu diberangkatkan dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (22/3) pagi.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Puncak angkutan arus mudik penumpang kapal di Pelabuhan Sampit diprediksi akan terjadi pada H-3 Lebaran Idulfitri 2025.

”Sebenarnya keramaian penumpang sudah terjadi sejak awal Ramadan, karena banyak penumpang yang mudik lebih awal sebelum H-10 arus mudik Lebaran. Kami prediksi puncak arus mudik diperkirakan tanggal 28-29 Maret 2025," kata Gusti Muchlis, Kepala Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhan KSOP Kelas III Sampit, Sabtu (22/3).

Pada H-10 Jumat (21/3), dua kapal dari PT Dharma Lautan Utama (DLU) memberangkatkan 446 penumpang menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggunakan KM Dharma Ferry VI pada jam 09.00 WIB dari Pelabuhan Sampit.

Satu jam kemudian disusul keberangkatan KM Kirana III pada jam 10.00 WIB mengangkut 700 penumpang menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Memasuki H-9 arus mudik Lebaran Sabtu (22/3), satu kapal KM Kelimutu dari PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengangkut 851 penumpang yang bertolak dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada pukul 09.00 WIB.

Adapun penumpang yang turun dari Semarang menuju Sampit pada Jumat (21/3) lalu hanya berjumlah 21 orang.

”Hari kedua (H-9) ini jumlah pemudik tercatat berjumlah 1.997 orang yang diangkut menggunakan dua kapal dari PT DLU dan tiga kapal dari PT Pelni dengan dua rute ke Surabaya dan Semarang," ujar Muchlis yang juga menjabat sebagai Ketua Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 1446 Hijriah.

Muchlis memprediksi adanya peningkatan jumlah penumpang dikisaran 15 persen dibandingkan tahun 2024 lalu.

"Peningkatan pasti ada. Tetapi, untuk lonjakan penumpang tidak terlalu, karena arus mudik-arus balik tidak lagi dihitung mulai H-15 tetapi dimulai H-10-H+10 Lebaran sehingga perhitungan jumlah penumpang tentu tidak sebanyak tahun sebelumnya," ujarnya.

Pada tahun 2023, KSOP Kelas III Sampit mencatat angkutan jumlah penumpang pada momen arus mudik Lebaran sebanyak 11.405 dan meningkat 97,44 persen pada tahun 2024 sebamyak 22.553 penumpang dan pada arus mudik tahun 2025 diprediksi hanya meningkat 15 persen atau sebanyak 25.936 atau naik 15 persen.

”Dikarenakan efisiensi anggaran, masa angkutan arus mudik yang biasanya dimulai H-15 tahun ini hanya dihitung mulai H-10 hingga H+10 saja sehingga persentase jumlah penumpang juga berpengaruh karena banyak penumpang yang mudik lebih awal," katanya.

Selain itu, Provinsi Kalteng memiliki dua Pelabuhan Sampit dan Pelabuhan Kumai. Sehingga, calon penumpang punya alternatif pilihan mau berangkat melewati Sampit atau lewat Pangkalan Bun.

”Faktor lain juga dipengaruhi dari mulai tersedianya transportasi udara menggunakan pesawat dengan rute ke Surabaya, Semarang dan Jakarta dan harga tiket pesawat juga tidak terlalu mahal sehingga pemudik punya pilihan mau mudik naik kapal atau naik pesawat," ujarnya.

Terkait jumlah keberangkatan kapal milik PT DLU pada momen arus mudik Lebaran dijadwalkan sebanyak 5 call keberangkatan yang terdiri dari 4 call tujuan Surabaya pada tanggal keberangkatan Jumat (21/3), Selasa (25/3), Jumat (28/3), Sabtu (29/3) dan satu call keberangkatan tujuan Semarang sebanyak 1 call pada Jumat (21/3).

Sedangkan jadwalkan keberangkatan kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) selama momen arus mudik Lebaran dijadwalkan sebanyak empat call keberangkatan pada Sabtu (22/3), Senin (24/3), Rabu (26/3) dan Jumat (28/3).

”Total ada 9 call keberangkatan arus mudik Lebaran dan yang sudah diberangkatkan 3 call, masih ada 6 call lagi yang masih menunggu keberangkatan sesuai jadwal. Jumlah penumpang di tanggal yang ditentukan juga sudah full penumpang sesuai kapasitas dan akan ada kemungkinan penambahan dispensasi untuk muatan penumpang yang disesuaikan dengan peralatan keamanan penumpang," katanya. (hgn)

Editor : Gunawan.
#arus mudik #kapal laut #Pelabuhan Sampit