SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Real Estate Indonesia (REI) Kabupaten Kotawaringin Timur menanti kejelasan dan petunjuk teknis pelaksanaan program tiga juta rumah yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Program ambisius yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah ini diprediksi bakal mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
Ketua REI Kabupaten Kotawaringin Timur Fajriansyah mengatakan, REI Kotim menyambut gembira adanya program tiga juta rumah.
”Program tiga juta rumah dalam satu tahun merupakan program yang sangat besar. Jauh lebih besar dari program sejuta rumah yang digaungkan oleh presiden sebelumnya,” ujar Fajriansyah saat ditemui Radar Sampit, Kamis (30/1) petang.
Lebih lanjut Fajriansyah mengatakan bahwa program tersebut hingga kini belum jelas teknis pelaksanaannya. Mulai dari pengadaan lahan, pembiayaan, pelaksanaan pembangunan, hingga kuota rumah setiap daerah.
”Petunjuk teknisnya, kami masih menanti dari pusat. Mudah mudah bisa segera terlaksana,” kata developer perumahan PT Silva Ariaga Prima ini.
Di tengah penantian terhadap program tiga juta rumah, para pengembang di Sampit tetap menyiapkan rumah subsidi dalam skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).
FLPP adalah dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada masyarakat berpenghasil rendah (MBR) yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Kementerian PUPR.
Editor : Slamet Harmoko