SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Proses evakuasi kapal wisata yang tenggelam di Dermaga PPM Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dimulai Jumat (24/1) pagi.
Pengapungan kembali kapal karam tersebut melibatkan tim penyelam tradisional. Mereka ditugaskan untuk mengangkat kapal yang sebelumnya tenggelam dan sudah mulai tampak atapnya, menunjukkan progres positif dari proses evakuasi.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim Bima Ekawardhana kapal ini diperkirakan akan dapat timbul kembali dalam waktu sekitar empat hari, tergantung pada kondisi cuaca.
Jika cuaca mendukung, diharapkan kapal dapat segera diangkat dan dibawa ke wilayah seberang tepatnya di Kecamatan Mentaya untuk diperbaiki.
"Proses evakuasi sudah berjalan sejak Jumat pagi, dan saat ini kapal sudah mulai kelihatan atapnya. Mudah-mudahan, besok kapal bisa sepenuhnya timbul dan siap dibawa ke seberang untuk perbaikan," ujar Bima.
Untuk proses pengangkatan, tim menggunakan sekitar 60 drum plastik yang diposisikan di sekitar kapal untuk membantu proses pelampungan.
Harapan besar pun disematkan agar cuaca tetap bersahabat, sehingga proses evakuasi dapat berjalan sesuai jadwal dan kapal dapat segera diperbaiki.
Sebelumnya, Bupati Kotim Halikinnor, juga mengungkapkan harapannya agar kapal yang tenggelam ini dapat segera diperbaiki agar kembali beroperasi mendukung sektor pariwisata daerah. (yn)
Editor : Slamet Harmoko