Prakirawan Cuaca BMKG Kotawaringin Barat Eko Yulianto Nugroho menyampaikan, informasi tinggi gelombang baik di perairan Pangkalan Bun dan perairan Kumai serta perairan lainnya di Kalimantan Tengah, berlaku mulai 21 Desember 2024.
"Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 meter sampai 2,5 meter yang tergolong sedang," ungkapnya.
Namun lanjut Eko, dengan ketinggian gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, yaitu kapal nelayan, bila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Selain itu berisiko terhadap keselamatan pelayaran kapal tongkang bila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter, serta kapal jenis ferry bila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Eko menambahkan, tingginya gelombang laut di bulan Desember disebabkan oleh faktor kecepatan angin yang melebihi 12 knot dan banyaknya pertumbuhan awan hujan.
"Adanya awan Cumulonimbus dan cuaca ekstrem di wilayah perairan juga berperan meningkatkan ketinggian gelombang," pungkasnya. (tyo/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama