Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Banjir Rob Sapu Pesisir Kumai, Puluhan Meter Jalan Abrasi

Koko Sulistyo • Kamis, 5 Desember 2024 | 05:15 WIB
BANJIR ROB: TRC BPBD saat meninjau jalan abrasi akibat banjir rob di Desa Keraya, Kecamatan Kumai,  Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (04/12/2024). ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN
BANJIR ROB: TRC BPBD saat meninjau jalan abrasi akibat banjir rob di Desa Keraya, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (04/12/2024). ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Banjir rob menyapu pesisir Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Rob akibat pasang laut tersebut membuat warga pesisir Bugam Raya panik, Selasa (03/12/2024) malam pukul 20.30 WIB.

Angin kencang, disertai gelombang pasang yang menerjang pesisir terpadu membawa material pasir, lumpur dan sampah-sampah hingga jalan poros dan halaman rumah warga kotor.

Rob terparah terjadi di Desa Keraya, air laut naik hingga ke jalan raya dan mengikis tanah sepanjang puluhan meter, menambah parah abrasi yang selama ini menjadi momok bagi warga pesisir.

Warga yang panik, kemudian berusaha menghubungi BPBD Kobar, dan menerjunkan sejumlah personelnya dengan peralatan lengkap.

Kabid Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat, Martogi Sialagan mengatakan, akibat banjir rob yang menerjang Desa Keraya dan Desa Sebuai Barat 1 rumah warga teras rumahnya tertimbun pasir yang terbawa oleh gelombang.

"Beberapa gazebo warung makan di desa Sebuai ada yang rusak ringan hingga kerusakan parah," bebernya.

Lanjut dia, selain banjir rob juga membuat jalan di RT 01, Desa Keraya yang semula sudah terdampak abrasi, mengalami penambahan abrasi dengan panjang jalan mencapai 98 meter dan lebar jalan yang tergerus 4 meter.

Tim TRC BPBD yang datang segera memberikan pertolongan dan bahu membahu bersama masyarakat dan pemerintah desa setempat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk membersihkan sampah dan material pasir dan lumpur yang menimbun teras rumah warga.

"TRC bersama pihak TNI - Polri dan para warga melaksanakan pembersihan meterial yang berhamburan di jalan dan membuat tiang pancang tanah yang tergerus gelombang untuk memberi kode pada pengguna jalan," pungkasnya (tyo/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#kumai #kobar #air pasang #Pangkalan Bun #banjir rob #kalteng