Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Banjir Luapan Sungai Kahayan Masuki Ruang Kelas Sejumlah Sekolah di Palangka Raya

Dodi Abdul Qadir • Senin, 2 Desember 2024 | 20:45 WIB

Sungai Kahayan di Palangka Raya, yang sering meluap di musim hujan, dan membanjiri pemukiman di sekitarnya.
Sungai Kahayan di Palangka Raya, yang sering meluap di musim hujan, dan membanjiri pemukiman di sekitarnya.
PALANGKA RAYA-radarsampit.jawapos.com - Banjir yang disebabkan oleh luapan Sungai Kahayan di sejumlah titik Kota Palangka Raya, mulai mengganggu kegiatan belajar mengajar di beberapa sekolah dasar. Seperti di SDN 1 Bereng Bengkel, SDN 1 Pahandut Seberang, dan SDN 1 Petuk Katimpun.

Menyikapi kondisi tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya Aprae Vico Ranan, menghimbau tenaga pendidik/guru/pengajar dan peserta didik/pelajar, agar meningkatkan kewaspadaan, lantaran kenaikan debit air sungai Kahayan saat ini.

Vico menegaskan,  pihak Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya segera mengatasi situasi ini dengan merencanakan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Kami akan segera mengimplementasikan pembelajaran jarak jauh sebagai alternatif sementara, agar para murid tetap bisa melanjutkan belajar di rumah sambil menunggu kondisi cuaca membaik dan debit air sungai turun,” imbuhnya.

Vico juga membeberkan, beberapa sekolah, seperti SDN 1 Bereng Bengkel, SDN 1 Pahandut Seberang, dan SDN 1 Petuk Katimpun, saat ini tidak bisa melakukan kegiatan belajar mengajar karena air sungai telah merendam ruang kelas.

“Banjir yang melanda sejak beberapa hari terakhir telah membuat debit air sungai meningkat, hingga menggenangi sejumlah sekolah di sekitar aliran Sungai Kahayan. Akibatnya, selain mengganggu aktivitas ulangan yang sedang berlangsung, kondisi tersebut juga mengharuskan pihak sekolah untuk menunda proses pembelajaran tatap muka,” paparnya.

Vico menambahkan, pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan deras yang masih dapat terjadi, mengingat musim penghujan yang sedang berlangsung.

Menurutnya pihak sekolah di beberapa titik yang terendam banjir sudah mulai mempersiapkan media pembelajaran jarak jauh bagi muridnya. Selain itu, guru-guru juga diinstruksikan untuk tetap melakukan koordinasi dengan orang tua murid, agar kegiatan pembelajaran bisa terus berjalan meskipun dalam situasi darurat.

“Banjir ini juga turut mengganggu akses ke beberapa fasilitas pendidikan lainnya di Palangka Raya. Sejumlah jalan menuju sekolah terendam air, menyulitkan guru dan murid untuk datang ke sekolah. Kami berharap, cuaca akan segera membaik agar kegiatan pendidikan bisa kembali berjalan normal dalam waktu dekat. Intinya utamakan keselamatan,” pungkas Aprae Vico Ranan.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, juga telah menghimbau masyarakat untuk menjaga keselamatan serta memperhatikan perkembangan informasi terkait cuaca dan kondisi lingkungan. (daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#dinas pendidikan #belajar mengajar #Sungai Kahayan #sekolah #sekolah dasar #Luapan #PALANGKA RAYA #cuaca #kota palangka raya #banjir #waspada #Debit Air Sungai #Pemerintah Kota Palangka Raya #kebanjiran #pembelajaran jarak jauh (PJJ)