SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Harga emas di Sampit mengalami kenaikan signifikan dalam satu pekan terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh memanasnya Pemilu Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) dan konflik di Timur Tengah.
"Kalau perang semakin luas, kemungkinan akan naik lagi," ujar Darsani, salah satu pemilik toko emas di PPM Sampit.
Menurutnya, kenaikan harga emas terjadi dalam beberapa hari belakangan, naik sebesar 5 persen naik atau sekitar Rp 50 ribu.
Darsani menjelaskan bahwa kenaikan logam mulia terjadi hampir setiap hari dalam seminggu ini. Kenaikan terjadi pada seluruh jenis emas.
Rata-rata per hari kenaikan hingga Rp10 ribu. Dibandingkan Oktober 2024 ini kenaikan mencapai Rp100 ribu.
"Harga emas domestik pada dasarnya mengikuti perkembangan harga emas dunia. Ada beberapa hal yang mempengaruhi harga emas dunia, yakni terjadi karena adanya memanasnya Pemilu Amerika Serikat ditambah lagi perang yang semakin luas di wilayah Timur Tengah," ungkapnya.
Darsani memperkirakan harga emas akan terus melonjak hingga akhir tahun. Meskipun harga emas melambung tinggi, daya beli masyarakat justru tidak menurun.
Semakin tinggi harga emas tersebut, semakin diburu oleh masyarakat. Rata-rata per hari emas yang laku terjual mencapai 5 ons saat ini.
"Emas 999 ini naik malah diburu orang-orang, begitu juga emas Antam. Mungkin masyarakat berpikir untuk investasi. Apalagi kalau hari libur atau awal bulan seperti ini, daya beli masyarakat tinggi," ungkapnya.
Dibandingkan pada 7 November lalu harga emas pada 9 November ini khusus untuk emas Antam mengalami penurunan, semula Rp1.580.000 menjadi Rp1. 570.000. Begitu juga dengan emas 999, semula Rp1.400.000 menjadi Rp1.375.000 per gram, atau turun 25 ribu. (yn/yit)
Harga emas per 9 November 2024 di Sampit:
- Emas Antam diharga Rp1.570.000
- Emas Amerika atau 999 diharga Rp1.375.000 per gram.
- Emas 750 per gram diharga Rp1.160.000.
- Emas 700 diharga Rp1.060.000 per gram.
- Emas 420 diharga Rp690.000 per gram.
- Emas 375 diharga 620.000 per gram.
Editor : Slamet Harmoko