SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Pria bernama Badaruzaman (40), warga asal Desa Parebok, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tewas usai diterkam buaya.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy, membenarkan kasus konflik antara satwa liar dan manusia tersebut.
Menurutnya, buaya dengan panjang hampir 4 meter tersebut saat ini sudah ditangkap warga dalam keadaan mati setelah menyerang korbannya.
”Setelah menyerang korbannya, warga langsung beramai-ramai menangkap buaya tersebut tidak jauh dari titik korban diterkam,” kata Edy melalui sambungan telepon.
Sementara, lanjut Kasi Humas, akibat insiden tersebut, korban dilaporkan meninggal dunia akibat mengalami luka gigit di bagian pipi hingga tangan kanan patah.
”Waktu kejadian, korban ditemukan di pinggir sungai dalam keadaan sudah tak bernyawa. Jasad korban lalu diangkat warga ke daratan,” lanjutnya.
”Sedangkan buayanya, ditangkap dalam keadaan mati setelah masyarakat beramai-ramai menombak nya,” terang Edy. (sir/sla)
Editor : Slamet Harmoko