Radarsampit.jawapos.com – Penduduk yang tinggal di Provinsi Kalimantan Tengah sangat tidak akrab dengan nuansa pegunungan dan iklim dinginnya.
Hal ini cukup beralasan. Pasalnya, secara geografis, landscape Kalimantan Tengah yang cenderung datar dan minim dataran tinggi.
Satu-satunya gunung tertinggi di Kalimantan Tengah adalah Bukit Raya di Pegunungan Schwaner.
Terletak di Kabupaten Katingan dan perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
Pegunungan ini sangat asing bagi orang Kalimantan Tengah sendiri, dikarenakan aksesnya yang sangat sulit untuk dijangkau dan jauh dari pusat penduduk.
Infrastruktur Kalimantan Tengah yang sangat terbatas ketika mencakup ke pedalaman menjadi problem yang harus dihadapi bagi para traveler ataupun pendaki untuk menikmati suasana pegunungan di Kalimantan Tengah.
Perjalanan ke puncak Gunung Bukit Raya akan melewati hutan rimba basah Pulau Kalimatan yang dekat dengan garis khatulistiwa.
Namun, ada yang beda dari rute pegunungan daerah lain di Indonesia. Perjalanan mencapai Bukit Raya bisa sambil menikmati alaminya flora dan fauna yang sangat banyak jenisnya.
Selain itu, pendaki akan merasakan suasana kehidupan Suku Dayak pedalaman.
Gunung ini sebenarnya tidak terlalu tinggi. Puncaknya hanya 2278 Meter dari permukaaan laut, tetapi pendakian Gunung Bukit Raya memiliki tingkat kesulitan lebih dibandingkan gunung-gunung yang ada di Pulau Jawa.
Dari berbagai macam dokumentasi yang terekam di Youtube dan catatan traveler, beberapa pendaki yang mencoba menuju Bukit Raya.
Pendaki harus menempuh perjalanan berhari -hari dari Ibukota Kalimantan Tengah, Palangka Raya hingga sampai ke Puncak Bukit Raya.
Akan dihadapi para pendaki yaitu perjalanan darat dan sungai selama 2 hari menuju ke kaki gunung, lalu jalan kaki selama 6 hari pulang-pergi untuk bisa sampai ke puncaknya.
Rute yang yang dilewati adalah Palangka Raya-Kasongan- Tumbang Samba-Tumbang Senamang kemudian melalui perjalanan sungai ke pedalaman rimba di hulu Sungai Katingan.
Pendaki akan bermalam di rumah penduduk serta mengikuti ritual adat suku Dayak sebelum pendakian.
Keesokan harinya, pendakian akan dimulai dengan berjalan kaki. Rintangan lebih berat akan dihadapi lebatnya hutan belantara serta banyaknya pacet.
Sesampainya di Puncak Gunung Bukit Raya, jangan mengira pemandangan akan sama dengan gunung-gunung lainnya di Indonesia.
Hanyalah hutan luas yang terhampar dari puncak gunung sejauh mata memandang.
Namun, perjalanan dan keberhasilan mendaki ke Puncak Bukit Raya, bisa menjadi pembuktian tersendiri sejauh mana para penjelajah alam dan pendaki gunung disebut pecinta alam sejati. (sbn/ign)
Referensi: Toureg Adventure, Wikipedia, Channel Youtube Fiersa Besari
Editor : Gunawan.