Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hujan Lebat di Kawasan Hulu, Kelurahan Pangkut Kebanjiran Lagi  

Koko Sulistyo • Minggu, 13 Oktober 2024 | 06:45 WIB
Kondisi banjir di Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (11/10)
Kondisi banjir di Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (11/10)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dilanda banjir sejak beberapa hari terakhir.

Banjir akibat luapan Sungai Arut itu dipicu oleh hujan deras di daerah hulu.

Banjir kesekian kalinya pada tahun 2024 ini memutuskan akses jalan permukiman warga dan jalan penghubung antar RT.

Bukan hanya terjadi di Kelurahan Pangkut, luapan Sungai Arut juga merendam beberapa desa lain yang berada di tepi Sungai Arut.

Salah seorang warga Kelurahan Pangkut, Pendi, menyampaikan bahwa air di permukiman RT 01 secara perlahan mulai meningkat sejak beberapa hari terakhir.

"Tadi malam hujan lebat, dan air langsung naik di permukiman warga, namun banjir akan surut bila dalam beberapa hari cuaca panas. Kalau masih hujan dipastikan akan meningkat airnya," ujarnya, Jumat (11/10).

Warga Kelurahan Pangkut, Yoyo, mengatakan bahwa banjir telah berdampak pada aktivitas sehari-hari dan perekonomian masyarakat.

"Mau kerja sulit keluar, ekonomi masyarakat juga otomatis terganggu dengan kondisi ini, belum lagi anak-anak mau sekolah," ujarnya, Sabtu (12/10).

Sementara itu Warga Desa Nanga Mua, Dewi, mengatakan saat ini jalan di permukiman sudah tergenang 15 centimeter. Air kiriman dari bagian hulu sungai membuat air yang masuk ke permukiman.

Cuaca yang tidak mendukung sepanjang hari cukup mengkhawatirkan warga, karena bila air terus naik rumah mereka terancam terendam banjir.

"Sudah enggak heran kalau musim hujan begini pasti banjir, sudah biasa. Hanya kita khawatir kalau air terus naik, sumur sebagai sumber air bersih akan kotor," keluhnya.

Informasi yang dihimpun Radar Sampit, banjir merendam lima rukun tetangga di Kelurahan Pangkut, dan memutuskan akses jalan kampung.  

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kobar Martogi Sialagan menegaskan, hingga kemarin BPBD belum melakukan groundchek lokasi banjir.

Selain itu, Pemerintah Kecamatan Arut Utara belum memberikan laporan resmi tentang kondisi banjir di Arut Utara.

"Kita masih standby di posko, tetapi kita tetap pantau perkembangan banjir, dan saat ini masih terbilang aman," pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Slamet Harmoko
#sungai arut #kobar #banjir #banjir aruta #kotawaringin barat #bantaran sungai #kelurahan #kalimantan tengah #Pangkalan Bun #Pangkut Kebanjiran Lagi #kalteng #Banjir Pangkut