Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Seorang Pekerja Proyek Videotron di BPKD Lamandau Ditemukan Wafat di Kursi

Ria Mekar Anggreany • Senin, 7 Oktober 2024 | 22:10 WIB
DIPULANGKAN: Evakuasi jenazah seorang pria, yang ditemukan wafat di sebuah kursi di kantor BPKPD Kabupaten Lamandau, Senin (7/10).
DIPULANGKAN: Evakuasi jenazah seorang pria, yang ditemukan wafat di sebuah kursi di kantor BPKPD Kabupaten Lamandau, Senin (7/10).

NANGA BULIK-radarsampitjawapos.com-Salah satu pegawai penjaga kantor Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Lamandau, saat menjalankan tugas di pagi hari, Senin (7/10), menemukan seorang pria berusia setengah baya seperti tidur  di kursi tunggu depan aula pelayanan.

Namun tak disangka pria itu ternyata tidur selamanya, setelah sebelumnya coba dibangunkan oleh penjaga kantor  yang terletak di komplek perkantoran Bukit Hibul Kelurahan Nanga Bulik Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau itu.

Penjaga kantor yang menjadi saksi itu mengaku membangunkan pria itu berkali-kali dari pukul 05.00 Wib sampai dengan pukul 07.00 Wib, tetapi yang bersangkutan tidak juga bergerak. Kemudian, saat dirinya memastikan kondisi pria itu telah meninggal dunia, ia segera melaporkan kepada PTK (ketua rombongan) dan melaporkan ke Polres Lamandau. Sontak, hal itu membuat geger para ASN yang baru masuk kerja di pagi hari.

"Kita telah mengumpulkan keterangan dari saksi, serta membawa tim identifikasi. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Lamandau untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucap Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono yang datang langsung bersama PJ Bupati Lamandau Said Salim, untuk melihat proses evakuasi jenazah itu.

Bronto pun membeberkan, dari hasil identifikasi Inafis Polres Lamandau,pihaknya menemukan di dalam tas sejumlah obat-obatan. Seperti ANTASIDA DOEN (obat magh), FUROSEMIDE (obat Hipertensi atau tekanan darah tinggi), ISOSORBIDE DINITRATE (obat sakit dada), sirup ANTASIDA (obat asam lambung) dan obat BODREX (obat sakit kepala).

Pria yang kehilangan nyawanya itu pun diperkirakan mengidap penyakit jantung serta lambung, karena selalu membawa beberapa obat tersebut di dalam tas nya. Kemudian jasad pria itu pun langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Lamandau untuk dilakukan visum.

Dari hasil keterangan rekannya, pria tua itu memang memiliki riwayat penyakit jantung, dan sudah tinggal sekitar seminggu di kantor tersebut untuk mengerjakan proyek.

Sementara itu PJ Bupati Lamandau Said Salim membenarkan,  telah ditemukan jenazah yang diketahui merupakan karyawan kontraktor pembuat videotron di kantor tersebut.  "Kami telah mendatangi TKP , dan secara umum setelah melihat kondisi jenazah tadi pagi (red: kemarin). Tidak ditemukan hal-hal mencurigakan yang mengarah pada tindakan kriminalitas, " pungkasnya.

Jenazah itu diketahui bernama Afandi (54), dengan alamat sesuai KTP berasal dari Dusun Banar, Desa Pilang Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Dan rencananya jenazah akan dipulangkan ke tempat asalnya. (mex/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#kecamatan #pekerja proyek #Kecamatan Wonoayu #wafat #Kabupaten sidoarjo #ditemukan #videotron #Kabupaten Lamandau #Badan Pengelola Keuangan #jawa timur