SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Aksi perompakan kapal kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng).
Kapal tugboat (TB) Royal TB 17 yang sedang menarik tongkang OB 17, dibajak kawanan perompak bersenjata.
Informasi dihimpun, kejadian bermula saat kapal milik PT Pancaran Maritim itu berangkat dari Pelabuhan Desa Bagendang, Sampit, Kalteng menuju ke Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Namun, saat dalam perjalanannya, tiba-tiba lima orang perompak lengkap dengan senjata api datang hingga membajak kapal bermuatan fame yang merupakan minyak nabati sawit.
Akibatnya, seluruh anak buah kapal (AKB) TB 17 disandera.
Saat dikonfirmasi, Kepala Markas Unit (Kamarnit) Samuda Bripka Rizal Azmi telah membenarkan tentang peristiwa tersebut.
Menurutnya aksi perompakan tersebut terjadi tepat di perairan Tanjung Malatayur, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalteng.
”Setelah dikonfirmasi, ternyata kapal yang dibajak tersebut adalah milik PT Pancaran Maritim Transportindo, dengan muatan fame. Sementara, pembajakan tersebut terjadi pada Minggu (22/9/2024) lalu,” kata Rizal, Selasa (24/9/2024).
Dari hasil identifikasi yang dilakukan, dari lima orang tak dikenal tersebut, empat diantaranya menggunakan senjata api dan senjata tajam.
Awalnya, mereka membajak tongkang hingga kemudian membajak tugboat.
”Selanjutnya, mereka kemudian menguras muatan minyak fame yang ada di dalam tongkang Selain itu, para perompak ini juga telah merampas 21 unit handphone, uang tunai Rp 17,2 juta hingga peralatan navigasi,” bebernya. (sir/sla)
Editor : Slamet Harmoko