Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Upaya Memaksimalkan Pelayanan Penumpang di Pelabuhan Sampit

Heny Pusnita • Kamis, 19 September 2024 | 13:20 WIB
TINGKATKAN PELAYANAN: Embarkasi penumpang kapal sementara dipindahkan ke ruang lobi kantor Pelindo selama pengerjaan renovasi atap bangunan Terminal penumpang di Pelabuhan Sampit, Selasa (17/9).
TINGKATKAN PELAYANAN: Embarkasi penumpang kapal sementara dipindahkan ke ruang lobi kantor Pelindo selama pengerjaan renovasi atap bangunan Terminal penumpang di Pelabuhan Sampit, Selasa (17/9).

Jebol Lobi Kantor, Renovasi Atap Bangunan Terminal, hingga Berencana Bangun Baru 

Layanan embarkasi dan debarkasi penumpang kapal di Pelabuhan Sampit untuk sementara dipindahkan. Pemindahan sementara itu dilakukan selama proses renovasi atap bangunan terminal penumpang kapal selesai dikerjakan.

Terminal Penumpang Pelabuhan Sampit yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Sub Regional III Kalimantan untuk sementara terpaksa dipindah ke bangunan lobi kantor Pelindo. Lokasinya persis di sebelah terminal penumpang.

”Mulai minggu ini areal terminal penumpang ditutup sementara selama renovasi. Selama kurang lebih tiga minggu lalu, sekitar akhir Agustus, kami sudah menyediakan akses untuk proses embarkasi dan debakarsi penumpang yang dipindahkan sementara di areal kantor Pelindo," kata Tri Purbo Waluyojati, Manager Terminal Pelabuhan Sampit PT Pelindo Sub Regional Kalimantan, Selasa (17/9).

Ruang yang tadinya difungsikan sebagai lobi kantor, dijebol, dibuatkan pintu kaca sebagai akses untuk penumpang kapal melakukan check in.

Pihaknya juga melakukan pengecoran pada 10 September lalu di selasar di belakang kantor yang menghadap arah Sungai Mentaya.

”Check in penumpang mulai malam ini dilayani di sini. Kami juga sediakan sekitar 150 kursi tunggu penumpang," katanya.

Tri mengatakan, pihaknya akan mengkaji lagi, apakah debarkasi penumpang tetap melewati pintu gerbang yang lama di sisi selatan Pelabuhan Sampit, atau digabung di pintu embarkasi melewati lobi kantor Pelindo.

”Saya masih mengkaji lagi penataan ketertiban areal pelabuhan. Kami akan uji coba embarkasi dan debarkasi melewati pintu yang sama. Apabila ternyata penuh penumpang, kemungkinan debarkasi kembali melewati akses pintu lama disisi selatan," ujarnya.

Sementara itu, terkait renovasi atap bangunan, perbaikan plafon, pemasangan instalasi listrik sudah mulai dikerjakan Agustus dan ditenggat selesai Maret 2025.

Namun, ia mengharapkan sebelum arus mudik Lebaran, diharapkan renovasi terminal penumpang selesai dikerjakan.

”Untuk anggaran, saya belum mengetahui angka pastinya. Diperkirakan Rp900 juta, karena ini termasuk pekerjaan pemeliharaan yang didanai PT Pelindo. Kami harapkan Februari 2025 sebelum arus mudik Lebaran, terminal penumpang selesai direnovasi dan dapat difungsikan kembali," katanya.

Baca Juga: Anggota PWI Kalteng Harus Netral di Pilkada dan Cuti Apabila Terlibat Kampanye Paslon

Selama renovasi atap bangunan, Tri memastikan aktivitas angkutan laut tetap berjalan normal.

”Selama renovasi bangunan atap dikerjakan, enam kios yang berada di areal terminal penumpang dipindahkan ke selasar depan," ujarnya.

Lebih lanjut Tri mengatakan, tahun ini pihaknya akan mengusulkan penghapusan aset bangunan terminal penumpang agar ke depannya renovasi total bangunan terminal penumpang dapat dilakukan lebih maksimal.

”Terminal penumpang di Pelabuhan Sampit sudah saatnya berbenah. Bangunan sudah berumur kurang lebih 20 tahun, atap bangunan dan plafon juga sudah ada yang rusak di beberapa titik, sehingga renovasi perbaikan atap perlu segera dilakukan," katanya.

Di samping itu, lanjutnya, kapasitas daya tampung terminal hanya dapat memuat 800 penumpang.

Pada momen arus mudik Lebaran, terkadang ada lebih dari satu kapal di waktu yang kurang lebih bersamaan, sehingga bisa mencapai 2000 penumpang.

Untuk menyiasati hal itu, penumpang check in dipersilakan menaiki kapal secara berangsur-angsur agar tidak terjadi penumpukan di terminal tunggu penumpang.

”Ini yang masih terus kami lakukan evaluasi. Minimal kami lakukan upaya pembenahan untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan terhadap penumpang," katanya.

Tri menambahkan, setelah selesai menyelesaikan urusan penghapusan aset bangunan terminal penumpang, diharapkan dapat dilakukan renovasi total.

”Tahun ini kami akan mengurus penghapusan aset. Setelah itu selesai, harapannya tahun 2025 atau 2026 terminal penumpang bisa direnovasi total atau dibangun baru. Tanah eks Bea Cukai yang sudah menjadi milik Pelindo, ke depannya akan dikembangkan dan difungsikan sebagai areal parkir," katanya. (***/ign)

Editor : Slamet Harmoko
#pelayaran #Tri Purbo Waluyojati #Manager Terminal Pelabuhan Sampit PT Pelindo Sub Regional Kalimantan #pelindo #sampit #kotim #pelabuhan #kalteng