Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Anggota PWI Kalteng Harus Netral di Pilkada dan Cuti Apabila Terlibat Kampanye Paslon

Dodi Abdul Qadir • Kamis, 19 September 2024 | 08:00 WIB
DISKUSI : DK PWI Kalteng dan Pengurus PWI Kalteng, saat menggelar rapat, baru-baru tadi di Palangka Raya
DISKUSI : DK PWI Kalteng dan Pengurus PWI Kalteng, saat menggelar rapat, baru-baru tadi di Palangka Raya

PALANGKARAYA, radarsampit.jawapos.com - Gaung pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Kalimantan Tengah (Kalteng) turut disikapi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia ini juga berkomitmen mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan pada 27 November 2024 nanti.

Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Kalteng Sadagori Henoch Binti atau yang akrab disapa Ririen Binti menekankan, seluruh wartawan dan pengurus yang tergabung di PWI Kalteng sudah seharusnya bekerja sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) menghadapi pesta demokrasi tersebut.

Hal itu juga sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT), KEJ, Kode Perilaku Wartawan PWI, serta Surat Edaran Dewan Pers.

“Pengurus PWI yang terlibat dalam tim sukses pilkada harus mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi. Selain itu bagi anggota PWI yang terlibat dalam politik praktis, seperti menjadi tim sukses dalam pilkada, harus berhenti sementara atau cuti dari profesinya sebagai jurnalis,” tegasnya didampingi Sekretaris DK Victor Giroth, serta dua anggota DK PWI Kalteng Junaidi dan Sudiyono, dibalai PWI Kalteng, Rabu (18/9) kemarin.

Ririn menekankan, sesuai Peraturan Dasar (PD) PWI Pasal 28 angka 4 menegaskan, Pengurus PWI yang terlibat dalam tim sukses pilkada, harus mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi.

“Menjadi tim sukses dalam pilkada, harus berhenti sementara atau cuti dari profesinya sebagai jurnalis.Sebagai wujud independensi, wartawan anggota PWI juga dilarang secara terbuka mendukung pasangan calon tertentu, baik itu yang dilakukan melalui status pribadi di WhatsApp, maupun media sosial,“ tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalteng Muhamad Zainal melalui Sekretaris PWI Kalteng Ika Lelunu mengaku sangat menyambut gembira diskusi bersama DK tersebut, sehingga melalui pertemuan itu semakin jelas aturan yang harus dipatuhi semua anggota PWI Se Kalteng dalam Pilkada serentak 2024.

Ia menyampaikan, langkah tersebut sebagai bentuk menjaga marwah netralitas,sehingga kedepannya bisa memberikan informasi akurat secara baik dan berimbang kepada masyarakat.

“Pertemuan ini sebagai wujud kerja sama yang baik dengan Dewan Kehormatan PWI, sehingga seluruh anggota PWI maupun pengurus, tidak salah langkah menyikapi Pilkada Serentak 2024 ini. Namun disisi lain, PWI juga komitmen mendukung kelancaran pilkada dan meyakini pesta demokrasi tersebut berjalan lancar,” pungkas Ika Lelunu. (daq/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#politik #dewan pers #Kode Etik Jurnalistrik #jurnalis #Pilkada Kalteng #netral #wartawan #PWI Kalteng #pilkada serentak #pilkada