PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Warga RT 26, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), beramai-ramai turun ke jalan untuk melakukan gotong royong menambal lubang-lubang yang ada di seputaran Bundaran Tudung Saji, Minggu (15/9).
Langkah tersebut diambil lantaran pemerintah daerah lamban menyikapi keluhan masyarakat terhadap keberadaan lubang-lubang yang berada di Jalan GM Arsyad, arah Jalan Ahmad Yani, dan menuju ke Jalan Ahmad Shaleh.
Lubang-lubang di jalan tersebut sangat berbahaya bagi pengguna lalulintas dan sudah banyak warga setempat yang mengalami kecelakaan di titik-titik kerusakan tersebut.
Ketua RT 26, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Zulkipli mengatakan bahwa inisiatif ini diambil lantaran warga merasa prihatin dengan banyaknya warga yang jatuh berkendara, begitupula anak-anak sekolah.
"Ya kita mengambil inisiatif, karena banyak warga dan anak sekolah yang jatuh menabrak lubang-lubang tersebut," ungkapnya.
Mereka membeli material cor berupa semen, koral, dan pasir dari hasil swadaya dan sumbangan dari masyarakat yang kebetulan melintas saat gotong royong dilaksanakan. Saat ini pengerjaan gotong royong dilaksanakan di tiga titik yaitu di Jalan GM Arsyad, dan di seputaran Bundaran Tudung Saji dua titik.
"Untuk jalan yang menuju Jalan Ahmad Yani, Minggu depan kita lanjutkan, saat ini kita baru menambal yang ada di seputaran Bundaran Tudung Saji terlebih dahulu," bebernya.
Dari hasil swadaya masyarakat, telah dibelanjakan koral sebanyak 14 sak dan semen sebanyak 22 sak, sementara pasir hasil sumbangan tokoh masyarakat Kelurahan Baru yang tidak mau disebutkan.
Ia berharap dengan nyamannya jalan di seputaran Bundaran Tudung Saji dapat meminimalisir kecelakaan yang terjadi, dan dia berharap agar truk bermuatan dapat mematuhi aturan terkait tonase yang diangkutnya.
"Kita berharap agar ketika jalan sudah bagus, masyarakat dapat aman dan nyaman saat melintas dan untuk truk agar dapat memperhatikan muatan," pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Slamet Harmoko