SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kemeriahan Gebyar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Wilayah Barat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024 yang digelar di Taman Kota Sampit, Jumat (6/9/2024) malam, meninggalkan jejak berupa sampah di area taman.
Kondisi ini menunjukkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.
Pantauan Radar Sampit, Sabtu (7/9/2024) pukul 06.30 WIB, banyak sampah plastik bekas makanan dan minuman di sekitar taman, baik di dalam maupun di area luar taman.
Padahal di lokasi terlihat disediakan banyak tong sampah. Bahkan hingga Minggu pukul 15.00 WIB, sampah masih berserakan di berbagai sudut taman.
Konser musik yang menghadirkan grup band papan atas Indonesia, Ada Band, memang sukses menghibur masyarakat. Namun, euforia konser tersebut tidak diiringi dengan kesadaran untuk menjaga kebersihan.
Susi, warga yang sedang berolahraga di area taman, menyayangkan kurangnya kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan.
"Sangat disayangkan, banyak sampah berserakan di mana-mana. Padahal, tempat sampah tersedia di berbagai sudut taman. Asal taruh sampah bekas makanan dan minuman sembarangan. Males buang ke tempat sampah," keluh Susi.
Warga yang melakukan olahraga merasa terganggu dengan banyaknya sampah di area taman. Pada Sabtu pagi tidak terlihat petugas kebersihan, hanya terlihat pemulung di sekitar lokasi.
Sampah berserakan di berbagai sudut taman, mulai dari bungkus makanan, botol minuman, hingga sisa-sisa kertas.
Hal ini tentu mengurangi keindahan dan kenyamanan Taman Kota Sampit yang seharusnya menjadi ruang publik yang bersih dan asri.
Kondisi ini menjadi bukti bahwa masih diperlukan edukasi dan sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Diharapkan ke depannya, setiap penyelenggaraan acara di ruang publik dapat diiringi dengan kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. (yn/yit)
Editor : Slamet Harmoko